Terkait Penyerangan Puskesmas Legung Timur, Kapus Angkat Bicara

- Editorial Team

Selasa, 6 Juli 2021 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruangan Unit Gawat Darurat Puskesmas Legung Timur Kecamatan Batang-Batang [foto/IST]

Ruangan Unit Gawat Darurat Puskesmas Legung Timur Kecamatan Batang-Batang [foto/IST]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Kepala Puskesmas (Kapus) Legung Timur Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, beberkan fakta terkait penyerangan Faskes (Fasilitas kesehatan) yang dipimpinnya oleh sejumlah massa pada Senin (05/07) malam.

Subscribe👉 Dapur Rakyat News TV

Menurut keterangan seorang warga Kecamatan Batang-batang, sekitar tiga hari yang lalu ada guru ngaji yang juga tokoh masyarakat sakit dan dirawat di Puskesmas Legung Timur. Kemudian warga menganggap, diklaim oleh pihak puskesmas bahwa sakitnya adalah positif Covid-19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena tidak terima dengan hasil diagnosa pihak puskesmas, sejumlah massa yang merupakan tetangga dan kerabat dari pasien yang divonis terpapar Covid-19, mendatangi Faskes yang berlokasi di Kecamatan Batang-batang tersebut.

Baca Juga : Fasilitas Kesehatan Puskesmas Legung Timur Diamuk Massa

Massa yang datang kemudian melakukan pengrusakan dan bahkan sempat melakukan tindakan penganiayaan kepada Nakes (Tenaga kesehatan) yang sedang bertugas.

Baca Juga:  Polres Barito Kuala dan Tim Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Mandastana 

Joko Suwarno Camat Batang-batang tak menampik adanya kejadian tersebut. “Iya betul mas (pengrusakan Puskesmas Legung Timur_red), dan informasinya sempat terjadi pencekikan salah satu Nakes. Saya sudah menerjunkan Tramtibum Kecamatan Batang-batang.” Terang Pak Camat.

Joko juga menerangkan bahwa esok hari (Hari ini 06/07_red), pihaknya akan memanggil Kapus Legung Timur, beserta Kapolsek dan Danramil Batang-batang. Guna mengetahui pasti penyebab peristiwa pengrusakan Puskesmas oleh massa tersebut.

Baca Juga : Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah, Diduga Langgar KIP

Kapus Legung Timur, yang akrab disapa Mba Iyat, angkat bicara terkait kejadian sebenarnya yang melatarbelakangi insiden tersebut. Dihubungi via percakapan WhatsApp, Mba Iyat mengungkapkan.

Baca Juga:  Lelang Terbuka JPT Pratama Segera Digelar, BKPSDM : Ini Pra Pelaksanaan, Sementara 1 Jabatan

“Bukti swab antigennya jelas menunjukkan positif (Covid-19_red) dan pasien bergejala jadi secara medis sudah bisa dinyatakan positif.” Tukasnya, Selasa (6/7).

Mba Iyat melanjutkan, bahwa dirinya mengaku sangat kecewa atas perlakuan yang diberikan oleh warga terhadap Nakes di puskesmas yang dipimpinnya.

“Kami melayani 24jam pasien Covid-19 mas, kami lelah tapi kami tetap bekerja. Nakes kami banyak yang tumbang terpapar Covid-19, ayolah saling mengasihi saling menghargai.” Tutur Mba Iyat sedih.

Baca Juga : Akhirnya Pilkades Serentak di Sumenep Ditunda

Selepas kejadian tersebut Mba Iyat mengatakan Nakes dan pegawai Puskesmas Legung Timur tetap masuk kerja. Sebagian sedang melaksanakan tugas vaksinasi di Makodim sebagian lagi ada yang ikut sosialisasi PPKM Darurat di kantor Kecamatan Batang-batang.

Baca Juga:  Dirut PT Garam ; PHK Karyawan Kokargam Karena Kondisi Negara Tidak Normal

Kepada segenap masyarakat hendaknya dapat lebih arif dan bijak menyikapi hasil tes dan diagnosa terhadap pasien Covid-19. Apabila stigma negatif selalu dialamatkan kepada Nakes, bagaimana jika para Nakes lantas tidak mau menjalankan tugasnya, dikarenakan takut menjadi sasaran oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Berita Terbaru