Dapurrakyatnews – Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, membuat masyarakat di beberapa desa mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan guna memenuhi kebutuhan air masyarakat yang terdampak kekeringan.
Salah satu bantuan tersebut berasal dari (HCML) Husky-CNOOC Madura Ltd., yang disalurkan melalui Lembaga Pengembangan Masyarakat Sapudi (LPMS) bersama Pemerintah Kecamatan Gayam. Bantuan berupa tandon air tersebut ditujukan kepada masyarakat di desa-desa yang mengalami dampak kekeringan akibat kemarau panjang.
Perwakilan LPMS menyampaikan, penyaluran bantuan tandon air dilakukan bersama pihak Pemerintah Kecamatan Gayam. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyediakan tempat penampungan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kami dari LPMS bersama-sama dengan pihak Pemerintah Kecamatan Gayam mengantarkan tempat penampungan air berupa tandon yang merupakan bantuan dari HCML ke daerah terdampak kekeringan akibat kemarau panjang,” ujar perwakilan LPMS. Selasa (8/9/2026).
Sebanyak 4 tandon air didistribusikan dalam penyaluran tersebut. Jumlah itu merupakan bagian dari total sembilan tandon yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak kekeringan.
“Semua tandon yang didistribusikan hari ini berjumlah 4 tandon dari total sembilan yang akan didistribusikan. Karena lima tandon masih menunggu pengiriman dari Jawa,” jelasnya.
Masing-masing tandon memiliki kapasitas 1.100 liter. Bantuan tersebut diberikan kepada tiga desa, yakni Desa Prambanan, Desa Nyamplong, dan Desa Gendang Barat.
Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian HCML bersama LPMS dan Pemerintah Kecamatan Gayam terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan air bersih selama kemarau panjang. Kehadiran tandon diharapkan dapat membantu masyarakat menampung dan mengelola persediaan air, sehingga kebutuhan air bersih dapat lebih mudah dipenuhi.
Bantuan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pihak perusahaan, lembaga masyarakat, dan pemerintah kecamatan dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Dengan adanya dukungan tersebut, masyarakat diharapkan dapat terbantu dalam menghadapi kondisi kemarau yang masih berlangsung.
Jika ada nama lengkap narasumber atau kepanjangan HCML, saya bisa menyesuaikan naskah ini agar lebih lengkap dan siap diterbitkan.
Penulis : A.Junaidi
Editor : Redaksi







