Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kabupaten Sumenep turut ambil bagian dalam pagelaran Madura Culture Fest (MCF) 2026 yang berlangsung di stadion A Yani Panglegur Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Rabu (26/8/2026).

‎Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dunia perbankan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Dalam pembukaan pameran yang menjadi bagian dari rangkaian Madura Culture Fest 2026, BMPD Sumenep hadir bersama sejumlah lembaga perbankan, di antaranya Bank Mandiri, Mandiri Taspen, Bank Jatim, BTN, BCA, BSI, BNI, BRI dan BPRS Bhakti Sumekar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, yang juga dipercaya sebagai koordinator BMPD Sumenep, mengatakan kehadiran perbankan dalam festival tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan agenda budaya dan pameran pembangunan.

Menurutnya, momentum MCF menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antarlembaga perbankan sekaligus mendekatkan akses pembiayaan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Kita ingin menguatkan kolaborasi dalam rangka membantu pembangunan di Sumenep dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah,” kata Hairil Fajar.

Baca Juga:  GAKI Sumenep Akan Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa ke Kejaksaan

‎Ia menjelaskan, BMPD merupakan wadah koordinasi perbankan yang beroperasi di Kabupaten Sumenep. Melalui forum tersebut, berbagai lembaga perbankan dapat menyatukan langkah untuk memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Hairil menegaskan, peran BMPD ke depan diarahkan untuk memastikan partisipasi dunia perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sumenep, terutama dengan memberikan perhatian lebih terhadap pelaku usaha.

“BMPD ini mengkoordinasi perbankan di Kabupaten Sumenep yang tergabung untuk memastikan peran dan partisipasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumenep, terutama prioritas untuk pelaku usaha,” ujar pria yang akrab disapa Pak Fajar.

Ia berharap penguatan kolaborasi tersebut dapat ikut mempercepat lahirnya ekosistem usaha yang sehat dan produktif. Pelaku usaha tidak hanya mendapatkan akses permodalan, tetapi juga didorong agar mampu meningkatkan kapasitas bisnis sehingga dapat naik kelas.

‎Menurut Hairil, penguatan sektor usaha juga sejalan dengan visi pembangunan Sumenep yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan ekonomi digital.

“Sehingga betul-betul nanti ke depan Sumenep menjadi kota smart dan juga usaha-usaha yang ada di kabupaten-kabupaten ini terus tumbuh untuk menjadi naik kelas,” katanya.

Baca Juga:  Viral Video Perempuan yang Mengaku Ditelantarkan Suami selama 12 Tahun

Lebih jauh Fajar menekankan bahwa, fungsi utama perbankan bukan hanya menghimpun dana masyarakat, tetapi juga menjalankan fungsi intermediasi dengan menyalurkan pembiayaan kepada sektor produktif.

“Tentunya sebagai bank dalam rangka bagaimana memediasi permodalan. Nah tentunya kalau sudah modalnya kita fasilitasi, kita ingin berharap pelaku usaha tumbuh,” tuturnya.

‎Setelah usaha berkembang, lanjutnya, peningkatan pendapatan diharapkan dapat diikuti dengan kebiasaan masyarakat untuk menabung dan mulai menyiapkan investasi jangka panjang.

“Setelah tumbuh, bisa mereka meningkatkan pendapatan dan menyisihkan sebagian penghasilan untuk menabung untuk jangka panjang, untuk investasinya,” imbuhnya.

Madura Culture Fest 2026 sendiri berlangsung mulai 26 Agustus hingga 4 September 2026. Festival tersebut tidak hanya menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga memadukan promosi pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif, kuliner dan pembangunan daerah.

Pembukaan Madura Night Vaganza pada 26 Agustus 2026 sekaligus menjadi pembuka Pameran Pembangunan Kabupaten Sumenep. Berbagai unsur ikut terlibat, mulai dari organisasi perangkat daerah, BUMD, BUMN, dunia usaha, perguruan tinggi hingga pelaku UMKM.

Baca Juga:  Sidang Dugaan Korupsi Dana PEN, Kembali Digelar, Kuasa Hukum: Terdakwa Hanya Menjalankan Perintah Atasan

‎Kehadiran sektor perbankan dalam ruang tersebut menjadi penting karena pelaku UMKM tidak hanya membutuhkan promosi, tetapi juga akses pembiayaan, pendampingan dan literasi keuangan.

Sementara itu, BPRS Bhakti Sumekar sebagai bagian dari BMPD juga terus memperkuat inklusi dan literasi keuangan masyarakat. Pada 2026, BPRS Bhakti Sumekar antara lain mendorong transformasi digital dan perluasan layanan keuangan bagi masyarakat serta pelaku usaha.

‎Dengan demikian, keikutsertaan BMPD dalam Madura Culture Fest 2026 menjadi momentum mempertemukan budaya, dunia usaha dan sektor keuangan dalam satu ruang. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan festival, tetapi berlanjut dalam bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha agar semakin kuat, produktif, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Sumenep.

‎Hairil menegaskan, seluruh perbankan yang tergabung dalam BMPD memiliki ikhtiar yang sama, yakni memastikan dukungan permodalan kepada pelaku usaha dapat berlangsung secara berkesinambungan.

“Ikhtiar dari seluruh perbankan yang ada di Kabupaten Sumenep bagaimana mendorong modal kerja dari pelaku usaha ini terus eksis dan berkesinambungan pertumbuhannya, itu yang kita harapkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tren Positif Harga Tembakau di Sampang, Lihat Daftarnya
Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Tren Positif Harga Tembakau di Sampang, Lihat Daftarnya

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Berita Terbaru

Daerah

Tren Positif Harga Tembakau di Sampang, Lihat Daftarnya

Rabu, 26 Agu 2026 - 22:33 WIB

Anggota Komisi III DPRD Sampang, Agus Husnul Yakin, Foto: istomewa

Pemerintahan

Pokir PJU Dalam Sorotan, Dewan Minta Dikaji Ulang

Selasa, 25 Agu 2026 - 18:21 WIB