Bappeda Sumenep Ajak Pramuka Perkuat Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

- Editorial Team

Rabu, 9 September 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Semangat tersebut sejalan dengan tema peringatan tahun ini, yakni Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pramuka yang diperingati pada 14 Agustus 2026. Peringatan tersebut dinilai tidak hanya menjadi ajang refleksi terhadap perjalanan Gerakan Pramuka, tetapi juga momentum untuk memperkuat kontribusi generasi muda dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN.Eng, mengatakan, Gerakan Pramuka memiliki potensi besar untuk terus mengambil peran dalam mendukung ketahanan pangan dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, Pramuka tidak hanya berperan dalam membentuk karakter generasi muda, tetapi juga dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan bangsa, termasuk kemandirian pangan, lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.

“Gerakan Pramuka menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menempa karakter generasi muda, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata bagi ketahanan bangsa. Mari jadikan momentum ini untuk terus berbakti, berinovasi, dan bergerak maju demi kejayaan NKRI,” kata Arif Firmanto.

Ia menjelaskan, pembentukan karakter generasi muda merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Nilai kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan yang ditanamkan melalui Gerakan Pramuka menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Baca Juga:  Bapenda Sumenep Genjot PAD dengan Inovasi, Insentif, dan Digitalisasi Pajak

Arif menilai, nilai-nilai tersebut perlu terus dikembangkan agar generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam pembangunan di lingkungannya.

“Karena itu, semangat Pramuka harus terus dijaga dan dikembangkan agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki karakter kuat, tetapi juga memiliki kepedulian dan keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Bappeda Sumenep itu mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung berbagai agenda pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan dan semangat kebersamaan dari berbagai pihak.

Baca Juga:  Pengembang Perumahan Wajib Menyediakan Fasilitas Fasos dan Fasum

Semangat gotong royong, kata Arif, menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, Gerakan Pramuka diharapkan dapat terus menjadi ruang pembelajaran, pengabdian, dan pengembangan potensi generasi muda.

“Dengan semangat pengabdian dan inovasi yang terus dikembangkan, Gerakan Pramuka diharapkan semakin mampu menjadi wadah pembentukan generasi muda yang tangguh, mandiri, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa. Selamat Hari Pramuka ke-65. Salam Pramuka,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎
‎Masa Tunggu Haji Berubah! Jemaah yang Pernah Berangkat Harus Menunggu 18 Tahun ‎
KDMP Berplat B Ngaspal di Daerah, Pajak ke Jakarta, Apakah Daerah Hanya Kebagian Ampas Saja?
‎Bupati Sumenep Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan, Call Center 112 Siaga ‎
Banggar DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Pembahasan APBD 2027, Soroti Pelayanan Kesehatan di Kepulauan
‎Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Pesantren Perkuat Pembangunan Daerah
‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎
Pemkab Sumenep Fasilitasi Pemulangan 9 Nelayan dari Australia, Bupati Tegaskan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:47 WIB

‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:47 WIB

‎Masa Tunggu Haji Berubah! Jemaah yang Pernah Berangkat Harus Menunggu 18 Tahun ‎

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WIB

KDMP Berplat B Ngaspal di Daerah, Pajak ke Jakarta, Apakah Daerah Hanya Kebagian Ampas Saja?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

‎Bupati Sumenep Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan, Call Center 112 Siaga ‎

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Banggar DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Pembahasan APBD 2027, Soroti Pelayanan Kesehatan di Kepulauan

Berita Terbaru

Fito: Ilustrasi

Peristiwa

Sudah Lunas, Balik Nama Sertifikat Tanah Awaliyah Terhambat

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:31 WIB