Usung Filosofi Keraton dan Mandapa, Stan Bappeda Sumenep Jadi Terbaik di MNV 2026

- Editorial Team

Rabu, 9 September 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Kreativitas dalam mengemas nilai sejarah dan budaya daerah berhasil mengantarkan stan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep meraih peringkat pertama sebagai stan terbaik dalam ajang Madura Night Vaganza (MNV) 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi jajaran Bappeda Sumenep. Pasalnya, stan yang ditampilkan tidak hanya mengandalkan aspek visual, tetapi juga membawa pesan budaya melalui konsep yang mengangkat filosofi Keraton dan Mandapa atau Pendopo Sumenep.

Konsep tersebut menjadi representasi sejarah sekaligus identitas budaya Kabupaten Sumenep. Melalui tampilan stan, pengunjung diajak mengenal lebih dekat nilai-nilai yang melekat pada Keraton dan Mandapa sebagai bagian penting dari perjalanan sejarah serta kehidupan masyarakat Sumenep.

Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih jajarannya dalam ajang MNV 2026.

Menurutnya, keberhasilan meraih peringkat pertama merupakan hasil kerja sama, kreativitas, serta semangat seluruh tim Bappeda Sumenep dalam menampilkan sesuatu yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan dan filosofi kuat.

“Alhamdulillah, capaian ini menjadi kebanggaan bagi kami semua. Konsep yang diangkat bukan sekadar untuk menampilkan keindahan, tetapi juga sebagai upaya memperkenalkan nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal Sumenep,” kata Arif Firmanto. Rabu (9/9/2026).

Baca Juga:  Rapat Paripurna DPRD, Bupati Sumenep Sampaikan Jawaban atas PU Fraksi-Fraksi DPRD Sumenep

Ia menambahkan, filosofi Keraton dan Mandapa atau Pendopo Sumenep dipilih karena memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah dan kehidupan masyarakat Sumenep.

Keraton menjadi simbol sejarah, kepemimpinan, dan kebesaran budaya, sementara Mandapa atau pendopo menggambarkan ruang kebersamaan, musyawarah, serta keterbukaan dalam membangun masyarakat.

“Semangat tersebut sejalan dengan perencanaan pembangunan daerah, yang membutuhkan kolaborasi, kebersamaan, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  ‎Pimpin Rapat Bamus, M. Syukri Pastikan Agenda Paripurna Raperda Berjalan Sesuai Tahapan

Capaian tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah prestasi dalam ajang MNV 2026. Lebih dari itu, keberhasilan Stan Bappeda Sumenep menjadi momentum untuk terus mendorong kreativitas sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal dalam berbagai kegiatan pemerintah daerah.

Perpaduan antara kreativitas, sejarah, dan budaya yang ditampilkan Bappeda Sumenep menunjukkan bahwa pelestarian kearifan lokal dapat dikemas secara menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. Prestasi ini sekaligus menjadi salah satu cara memperkenalkan kekayaan sejarah dan identitas Kabupaten Sumenep kepada masyarakat yang lebih luas.

Facebook Comments Box

Penulis : A.Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎
‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎
‎Masa Tunggu Haji Berubah! Jemaah yang Pernah Berangkat Harus Menunggu 18 Tahun ‎
KDMP Berplat B Ngaspal di Daerah, Pajak ke Jakarta, Apakah Daerah Hanya Kebagian Ampas Saja?
‎Bupati Sumenep Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan, Call Center 112 Siaga ‎
Banggar DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Pembahasan APBD 2027, Soroti Pelayanan Kesehatan di Kepulauan
‎Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Pesantren Perkuat Pembangunan Daerah
‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:39 WIB

‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:47 WIB

‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:47 WIB

‎Masa Tunggu Haji Berubah! Jemaah yang Pernah Berangkat Harus Menunggu 18 Tahun ‎

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:13 WIB

KDMP Berplat B Ngaspal di Daerah, Pajak ke Jakarta, Apakah Daerah Hanya Kebagian Ampas Saja?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:06 WIB

‎Bupati Sumenep Imbau Warga Tak Bakar Lahan Sembarangan, Call Center 112 Siaga ‎

Berita Terbaru