Bappeda Sumenep, Paradigma Baru Pembangunan Sumenep, Keberhasilan OPD Diukur dari Manfaat untuk Masyarakat

- Editorial Team

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, M.T

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, M.T

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai mengubah cara dalam melihat keberhasilan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD). Tak lagi sekadar mengejar tingginya serapan anggaran atau memastikan seluruh kegiatan terlaksana sesuai jadwal.

Pemerintah daerah kini menempatkan dampak dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat sebagai salah satu ukuran utama keberhasilan pembangunan.

Perubahan pola penilaian tersebut menjadi sinyal bahwa setiap program pemerintah dituntut tidak berhenti pada tataran administratif. Anggaran daerah harus mampu diterjemahkan menjadi program yang tepat sasaran, pelayanan publik yang semakin baik, serta perubahan nyata bagi masyarakat.

Dengan pola baru ini, setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah diharapkan tidak hanya habis terserap, tetapi juga menghasilkan manfaat yang dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembangunan sekaligus memastikan setiap rupiah anggaran daerah digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, M.T mengatakan bahwa, seluruh OPD kini didorong untuk lebih fokus pada hasil dan dampak program yang dijalankan.

Baca Juga:  Stop TB Partnership Indonesia Gandeng Pemkab Sumenep Eliminasi Tuberkulosis

Menurutnya, paradigma pembangunan harus bergeser dari sekadar menyelesaikan kegiatan administratif menuju pencapaian target yang dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi juga dari capaian program dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Arif Firmanto, Kamis (25/6/2026).

Untuk memastikan hal tersebut berjalan, Bappeda memperketat evaluasi terhadap pelaksanaan program di seluruh OPD.

Selain itu, pengawasan dilakukan dengan mencocokkan antara dokumen perencanaan dan realisasi kegiatan di lapangan agar target pembangunan tidak melenceng dari tujuan awal.

Setiap OPD lanjutnya, juga diminta membangun sistem pelaporan yang lebih akurat, terintegrasi, dan disampaikan tepat waktu.

Baca Juga:  Dishub Sampang Siap Luncurkan Lelang Proyek PJU 2026

Sistem tersebut dinilai penting untuk mendeteksi lebih dini berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program.

“Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas birokrasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah,” terangnya.

Arif Firmanto menjelaskan, laporan kinerja yang baik akan memudahkan pemerintah daerah mengambil langkah korektif apabila ditemukan permasalahan dalam pelaksanaan program maupun pelayanan publik.

Dengan begitu, target pembangunan tetap dapat dicapai meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Facebook Comments Box

Penulis : A.Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Sumenep: Manfaatkan Peluang Keringanan PBB-P2, Ingat Jatuh Temponya ‎
Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan
Bapenda Sumenep: Penghapusan Denda PBB-P2 Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat
Raih Penghargaan MNV 2026, Kepala Bappeda Sumenep: Jangan Cepat Puas, Jadikan Energi Baru
Bappeda Sumenep Ajak Pramuka Perkuat Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Raih Prestasi, Arif Firmanto Jadikan Capaian Bappeda Sumenep sebagai Energi Baru untuk Berinovasi
Usung Filosofi Keraton dan Mandapa, Stan Bappeda Sumenep Jadi Terbaik di MNV 2026
Pemkab Sumenep Beri Keringanan Tunggakan PBB-P2, Pokok Pajak Dipotong hingga 95 Persen

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 10:37 WIB

Bapenda Sumenep: Manfaatkan Peluang Keringanan PBB-P2, Ingat Jatuh Temponya ‎

Kamis, 10 September 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 16:49 WIB

Bapenda Sumenep: Penghapusan Denda PBB-P2 Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 13:14 WIB

Bappeda Sumenep Ajak Pramuka Perkuat Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 9 September 2026 - 11:03 WIB

Raih Prestasi, Arif Firmanto Jadikan Capaian Bappeda Sumenep sebagai Energi Baru untuk Berinovasi

Berita Terbaru