Nelayan yang Tenggelam di Hantam Ombak ditemukan sudah tak Bernyawa

- Editorial Team

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad korban sesaat setelah ditemukan oleh tim gabungan.

Jasad korban sesaat setelah ditemukan oleh tim gabungan.

Dapurrakyatnews, – Ikhsan Ranaldi (24) nelayan asal Pasir Samudra, Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, yang dilaporkan hilang tenggelam sejak Rabu (22/5) kemarin di temukan sudah tak bernyawa.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Doni Gusrizal, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Pessel, Defri Siswardi mengatakan, pada hari ke dua pencarian, nelayan IR ditemukan pada pukul 17.15 WIB.

“Kemarin (Rabu) hari pertama belum ditemukan alias nihil, dikarenakan cuaca buruk dan gelombang kuat. Hari ke dua pencarian korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia,” ucap Defri dalam keterangannya, Kamis (23/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga : Dihantam Ombak saat Menjaring Ikan, 1 Orang Nelayan Dilaporkan Hilang, 1 Orang Selamat

Baca Juga:  2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

Sementara itu, Komandan Regu Basarnas Pessel saat dihubungi dapurrakyatnews.com menyampaikan, pencarian IR yang dilakukan oleh tim gabungan Basarnas Pessel, BPBD Pessel, TNI-Polri, Perangkat Nagari dan Perangkat Kecamatan serta masyarakat di hari kedua membuahkan hasil.

Pencarian korban di hari kedua dimulai pukul 07.30 WIB. pencarian dibagi menjadi 2 (dua) tim. Tim 1 melakukan pencarian dengan menyisir pantai, di Lokasi kejadian pada koordinat 1°34’43.30″S-100°38’5.37″E.

Sementara tim kedua melakukan Pencarian dengan menggunakan LCR (perahu karet) sejauh 1 mil ke arah utara.

“Korban ditemukan pada pukul 17.15 WIB dengan keadaan meninggal dunia, selanjutnya, korban di evakuasi dan dibawa ke Puskesmas Surantih,” ungkap Riko

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Layanan ke Pelosok Sumenep, Dukungan bagi Ekonomi Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Wali Nagari Lansano Taratak, Nopen Hendri menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama tim gabungan Basarnas Pessel, BPBD Pessel, TNI-POLRI dan masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih kepada seluruh tim, yang terlibat dalam pencarian korban atas nama Ikhsan. dengan tim gabungan ini bisa dengan cepat menemukan korban,” ungkap Nopen.

Diberitakan sebelumnya, dua nelayan dilaporkan hilang tenggelam saat ingin menjaring ikan di Muara Surantih, Nagari Lansano Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Rabu (22/5/2024) pagi.

Kapolsek Suter, AKP Andi Yanuardi mengatakan, korban yang hilang yaitu Ikhsan Ranaldi (24) dan Pinki Afrianto (26) warga Pasir Samudra Nagari Surantih, Kecamatan Sutera.

“Korban Pinki Afrianto selamat ditolong oleh nelayan lain yang melihat kejadian tersebut,” ucap AKP Andi dalam keterangannya, Rabu (22/5) sore.

Baca Juga:  Diduga Dongkrak Pengganjal Lepas, Supir CPO Tewas Terlindas Truk Saat Perbaiki Ban Bocor

Ia menjelaskan, kronologi bermula saat korban Iksan dan Pinki pergi menangkap ikan menggunakan perahu jaring mesin Robin pada Rabu (22/5) pagi sekira pukul 05.00 WIB dengan tujuan ke Muara Surantih.

Saat masuk ke muara Surantih, sekira pukul 08.30 WIB perahu yang mereka gunakan di hantam oleh ombak dikarenakan cuaca buruk hingga tenggelam.

“Korban Ikhsan tidak bisa menyelamatkan diri dan hilang dibawa ombak. Sementara korban Pinki bisa selamat karena ditolong oleh para saksi saksi  yang juga melihat di lokasi korban di lokasi kejadian,” jelas Andi.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Berita Terbaru