Judi Online menjadi Salah Satu Faktor Tingginya Angka Perceraian di Kabupaten Bojonegoro

- Editorial Team

Minggu, 16 Oktober 2022 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro Sholikin Jamik. foto : tangkapan layar akun youtube Buletin Inews.

Ketua Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro Sholikin Jamik. foto : tangkapan layar akun youtube Buletin Inews.

Dapurrakyatnews – Ribuan pasangan suami istri di Kabupaten Bojonegoro, mengajukan gugatan cerai kepada pengadilan agama setempat. Ada banyak faktor gugatan tersebut diajukan, namun yang menjadi fenomenal banyak istri menggugat cerai, karena sang suami kecanduan judi online.

Dikutip dari akun youtube Buletin Inews, angka perceraian di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur terbilang cukup tinggi. Bahkan dalam satu hari ada puluhan sidang digelar, tidak jarang petugas kewalahan, menerima pengajuan gugatan cerai.

Baca Juga:  Memperingati Bulan Bung Karno, ASN dan BUMD di Sumenep Dianjurkan Pakai Peci Hitam

Data pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro mencatat, sejak Januari hingga September 2022 lebih dari 2.300 warga mengajukan gugatan cerai. Menurut ketua Panitera pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro, Sholikin Jamik, jumlah tersebut didominasi kasus istri gugat suami atau cerai gugat, dan hanya 300 perkara yang merupakan kasus cerai talak.

“Faktor ekonomi masih mendominasi maraknya kasus perceraian, namun dari ribuan kasus terdapat fenomina baru. Seperti judi online, yang melatar belakangi terjadinya kehancuran rumah tangga,” kata Sholikin Jamik ketua Panitera Pengadilan Agama Kabupaten Bojonegoro, seperti dikutip dari akun youtube Buletin Inews. Jum’at (14/10/2022)

Indikasinya, istri marah marah karena suaminya tidak mau bekerja, tiap hari memakai handphone, kemudian berharap dengan judi nya mendapatkan uang yang banyak, tetapi selalu bangkrut dan uang nya dibuat untuk membeli paketan internet.

Baca Juga:  Masih Jalani Hukuman Percobaan, Pria di Tabalong Kembali Berulah Curi Tabung Gas

“Selain judi online, tingginya angka perceraian juga disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya faktor usia pasangan suami istri yang rata rata masih muda,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB