Home / Tak Berkategori

Fasilitas Kesehatan Puskesmas Legung Timur Diamuk Massa

- Editorial Team

Senin, 5 Juli 2021 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Kesehatan Masyarakat Legung Timur Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura [foto/IST]

Pusat Kesehatan Masyarakat Legung Timur Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura [foto/IST]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Tanpa tedeng aling-aling sekumpulan orang tak dikenal melakukan pengrusakan Faskes (Fasilitas kesehatan) Puskesmas Legung Timur di Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, Madura. Senin (05/07) malam.

Baca Juga : Terkait Penyerangan Puskesmas Legung Timur, Kapus Angkat Bicara

Buruknya pelayanan di Puskesmas Legung Timur, diduga telah membuat sejumlah massa naik pitam. Dan melakukan pengrusakan terhadap beberapa fasilitas yang tersedia di Faskes yang berlokasi di Kecamatan Batang-batang tersebut.

Baca Juga : Akhirnya Pilkades Serentak di Sumenep Ditunda

Selain pengrusakan, berdasarkan informasi yang diperoleh DapurRakyatNews, massa juga melakukan tindakan penganiayaan kepada Nakes (Tenaga Kesehatan) yang kebetulan sedang bertugas.

Awak media kemudian menghubungi Joko Suwarno Camat Batang-batang untuk memperoleh kepastian akan kebenaran kabar tersebut.

“Iya betul mas (pengrusakan terhadap Puskesmas Legung Timur_red), dan informasinya sempat terjadi pencekikan salah satu Nakes. Saya sudah menerjunkan Tramtibum Kecamatan Batang-batang.” Terang Pak Camat.

Baca Juga : Anehnya Prasasti di Panembahan Sunan Wirokromo Blingi dan SK Bupati Sumenep

Joko juga menerangkan bahwa esok hari, dirinya akan memanggil Kapus (Kepala Puskesmas) Legung Timur, beserta Kapolsek dan Danramil Batang-batang. Guna mengetahui pasti penyebab peristiwa pengrusakan Puskesmas oleh massa tersebut.

Baca Juga:  Menhub Minta PT KAI Lakukan Tes Acak di Stasiun Utama KRL

Menurut salah satu warga di Kecamatan Batang-batang, sekitar tiga hari yang lalu ada guru ngaji yang juga tokoh masyarakat yang sakit dan dirawat di Puskesmas Legung Timur. Kemudian guru ngaji tersebut diklaim oleh pihak Puskesmas, sakitnya adalah positif Covid-19.

Baca Juga : Kelurahan Karangduak Tidak Perlu Takut dan Berlebihan

“Tetangga-tetangga dari guru ngaji itu kemudian mendatangi Puskesmas karena tidak terima jika guru ngaji itu di-Covidkan, tetapi tidak ada pengrusakan kok mas.” Ujar warga tersebut.

Baca Juga:  Dirut PT Garam ; PHK Karyawan Kokargam Karena Kondisi Negara Tidak Normal
Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Kabar Baik Bagi Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Upayakan Perpanjangan Diskon PBB-P2
Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎
‎Hari Jadi ke-757 Sumenep, Haul Raja-Raja Madura Jadi Momentum Merawat Sejarah dan Budaya
‎Haul Akbar Raja-Raja Sumenep Digelar Lebih Besar, Ulama dan Kesultanan se-Madura Diundang ‎
‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎
‎Masa Tunggu Haji Berubah! Jemaah yang Pernah Berangkat Harus Menunggu 18 Tahun ‎

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13 WIB

‎Kabar Baik Bagi Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Upayakan Perpanjangan Diskon PBB-P2

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:51 WIB

Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:39 WIB

‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:13 WIB

‎Hari Jadi ke-757 Sumenep, Haul Raja-Raja Madura Jadi Momentum Merawat Sejarah dan Budaya

Berita Terbaru