Dapurakyatnews, – Jamalis S.Pd Kepala SMPN 1 Kepulauan Polsek, Kabupaten Lingga berhasil meraih penghargaan sebagai kepala Sekolah Dedikatif terbaik pertama pada Apresiasi GTK tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2025, Senin (27/10/2025) pagi.
Penghargaan ini menambah deretan prestasi Jamalis sebagai guru dan kepala sekolah Dedikatif dan inspiratif Kabupaten Lingga. Sebelumnya ia juga sukses mendapatkan penghargaan kepala sekolah berprestasi dalam menulis.
Jamalis menjelaskan, dalam seleksi apresiasi GTK 2025, Ia melalui proses ketat mulai dari seleksi administrasi, portofolio, hingga wawancara yang melibatkan berbagai pihak.
Ia mengikuti ajang Apresiasi GTK Kepsek Dedikatif SMP tahun 2025, begitu mendadak karena informasi yang diterimanya sudah terlambat. Dalam waktu 3 hari saya menyelesaikan naskah tulisannya, video dan Powerpoint.
Setelah itu semua selesai dan dikirim ke panitia kami menunggu untuk menampilkan PPT secara online dan setelah wawancara dengan 3 orang penanya dari dewan juri.
Lanjutnya, dari 182 peserta yang mengikuti GTK dan yang lolos sebanyak 111 orang. Dari seratus 111 orang ini dipilih dan diseleksi juara 1, 2 dan 3.
“Alhamdulillah saya mendapatkan Juara 1 tingkat provinsi Kepri dari kepala sekolah Dedikatif SMP. Dan para juara satu setiap katagori akan mewakili provinsi Kepri ke tingkat Nasional di Jakarta pada Minggu kedua bulan November mendatang,” ujarnya.
Atas perolehan juara 1 Kepala Sekolah Dedikatif, Jamalis merasa senang, bangga dan bahagia bisa mengikuti ajang bergengsi ini sebagai kepala Sekolah SMP Dedikatif mewakili kabupaten lingga dan Kepri untuk ke tingkat Nasional nantinya.
“Semoga ini menjadi motivasi bagi saya supaya saya bisa lebih banyak belajar lagi dan menjadi motivasi untuk terus bisa melakukan praktek berbagi baik dengan guru yang ada di kabupaten lingga dan di Kepri ini,” imbuhnya.
Ia menuturkan, Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Lingga, dan Juga Provinsi Kepri.
Ia berharap, prestasi ini bisa menginspirasi para pendidik lainnya untuk terus berinovasi demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
