Home / Tak Berkategori

Dinsos Bersama Tim Reaksi Cepat Lakukan Razia Gepeng Selama Ramadhan.

- Editorial Team

Jumat, 1 April 2022 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gepeng yang terjaring razia oleh tim gabungan dari Dinsos dan TRC Tanjungpinang di pasar Bintan Centar Tanjungpinang.

Gepeng yang terjaring razia oleh tim gabungan dari Dinsos dan TRC Tanjungpinang di pasar Bintan Centar Tanjungpinang.

Dapurrakyatnews – Maraknya Gelandangan dan pengemis (Gepeng) di kota Tanjungpinang, serta manusia silver dan anak jalanan yang mulai bermunculan menjelang Ramadhan. Dinas Sosial bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan mengelar Razia di daerah Pasar Bintan Center, persimpangan Traffic light KM 6 Kota Tanjungpinang, Rabu (30/3) lalu.

Tim Gabungan tersebut merupakan Tim Reaksi Cepat (TRC), dalam menanggulangi Gepeng di Kota Tanjungpinang.

TRC akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan secara rutin, selama ramadan agar pengemis dan gelandangan tidak semakin marak. Terutama di tempat-tempat sentra ekonomi, pusat perdagangan, dan pusat peribadatan.

Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Achmad Nur Fatah mengatakan, saat ini Tanjungpinang mulai marak dengan pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS). Terutama gelandangan, pengemis, manusia silver yang sering berada di persimpangan lampu merah, sentra ekonomi, pusat perdagangan dan pusat peribadatan. Sehingga dapat mengganggu keamanan, dan ketertiban berlalu lintas.

“Ini tidak hanya membahayakan diri mereka sendiri, tapi juga pengendara kendaraan bermotor,” ucap Fatah, Jumat (1/4/2022).

Baca Juga:  Pelaku Pencurian Emas di Tanjungpinang Berhasil di Tangkap di Bali

Karena itu lanjut Fatah, petugas akan melakukan penjangkauan dan pembinaan bagi gelandangan dan pengemis. Agar mereka tidak melakukan kegiatan di persimpangan jalan, depan rumah ibadah, dan tempat keramaian lainnya.

“Gepeng tersebut di data dan diberikan pengarahan, agar tidak melakukan hal yang sama. Bagi PPKS yang berasal dari luar daerah, dianjurkan agar kembali ke daerah asal. Supaya tidak menjadi permasalahan sosial, di kota Tanjungpinang,” tuturnya.

Fatah pun mengimbau masyarakat agar tidak memberikan sedekah, bagi pengemis dan gelandangan di jalanan, maupun persimpangan jalan lampu merah.

Baca Juga:  Belum ada Kunjungan Wisatawan Mancanegara, Gubernur Pertimbangkan Bebas Visa

Hal tersebut menurutnya akan menimbulkan hal yang tidak baik, dan akan membuat mereka semakin marak di jalanan. Sehingga akan mengganggu ketertiban, dan keamanan berlalu lintas.

“Kita harapkan masyarakat bisa menyalurkan bantuan sosial atau sedekah, di bulan ramadan melalui lembaga-lembaga resmi seperti Baznas, masjid, surau, panti asuhan, dan sebagainya. Mereka perlu diberikan edukasi, supaya mengemis dan gelandangan tidak dijadikan sebagai profesi selama bulan ramadan,” tutup Fatah.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎
Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi
Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki
‎Kebakaran di KM Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dipadamkan, Pelayaran ke Kangean Dilanjutkan
Festival Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi UMKM
Pemkab Sumenep Mulai Siapkan Pembiayaan Pilkada 2029 Lewat Dana Cadangan
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Peringati HSN 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berpakaian Santri

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:14 WIB

‎Kebakaran di KM Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dipadamkan, Pelayaran ke Kangean Dilanjutkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi UMKM

Berita Terbaru