Home / Tak Berkategori

Emak-emak Hingga Bapak-bapak Berburu Minyak Goreng Murah di Polres Tala

- Editorial Team

Selasa, 29 Maret 2022 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto

Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto

Dapurrakyatnews – Warga Pelaihari dan sekitarnya mengantri untuk bisa membeli minyak goreng, dalam program pasar minyak murah di Polres Tanah Laut (Tala). Selasa (29/3/2022).

Dalam operasi pasar murah tersebut, warga hanya diperbolehkan membeli maksimal 2 liter minyak goreng. Minyak goreng 1 liter dibanderol dengan harga Rp 18 ribu, sementara minyak goreng 2 liter menjadi seharga Rp 35 ribu.

Baca juga : Dear Warga Tanah Laut, Polisi Bakal Gelar Pasar Murah Migor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan Dapurrakyatnews di lokasi pukul 08.30 Wita, terlihat antrian warga mengular di halaman depan Polres Tanah Laut. Mereka mengantri, dengan antusias dan berbaris rapi.

Baca Juga:  Polres Tanah Laut Gelar Minggu Kasih di Pelaihari 

Seorang warga bernama acil Tukiyem (58) mengaku secara kebetulan, membeli minyak goreng ini. Tanpa berpikir panjang, dia pun mengikuti antrian.

Dia mengaku senang, dapat membeli 2 liter minyak goreng premium seharga Rp 35 ribu.

“Beli 2 liter karena murah, kebetulan karena di tempat lain di supermarket itu mahal. Info dari RT, di share semalam, saya senang,” kata Acil Tukiyem.

Baca Juga:  Ratusan Pengendara Roda 2 Terjaring Razia Vaksin di Banjarbaru Utara

Bukan hanya emak-emak yang mengantre, tapi bapak-bapak juga terlihat ikut antre minyak goreng.

Salah satunya adalah Saiful Bahri, asal Pelaihari. Pria 42 tahun itu mengaku tak sengaja, mengantri minyak goreng, Lantaran saat itu ia bermaksud, ingin membuat SKCK di Polres Tanah Laut.

“Tadi saya ada urusan di Polres, Lalu saya lihat ada penjualan minyak murah. Saya mampir deh di sini karena saya sayang istri saya, dan lagi minyak di luar pun harganya mahal,” seloroh Muhammad

Baca Juga:  Polisi di Satui Gerebek Rumah Pengedar, 5 Paket Sabu Jadi Bukti

Sementara itu Kapolres Tanah Laut AKBP Rofikoh Yunianto menerangkan, operasi kemanusian atau operasi pasar murah itu mendapat antusias yang begitu luar biasa.

Terbukti banyak masyarakat datang lebih awal, padahal baru dibuka pada pukul 08.00 wita.

“Pasar murah khusus minyak ini disebabkan karena harga minyak goreng dipasaran, mengalami kenaikan secara nasional, bahkan di beberapa daerah lain mengalami kelangkaan,” ucap AKBP Rofikoh Yunianto diplomatis kepada media ini.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎
Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi
Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki
‎Kebakaran di KM Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dipadamkan, Pelayaran ke Kangean Dilanjutkan
Festival Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi UMKM
Pemkab Sumenep Mulai Siapkan Pembiayaan Pilkada 2029 Lewat Dana Cadangan
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Peringati HSN 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berpakaian Santri

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:14 WIB

‎Kebakaran di KM Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dipadamkan, Pelayaran ke Kangean Dilanjutkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi UMKM

Berita Terbaru