Pemkab Sumenep Acuhkan Abrasi, Anggota DPRD Dapil 7 Angkat Bicara

- Editorial Team

Senin, 15 Februari 2021 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Kondisi Bibir Pantai Polo Talango Aeng Kecamatan Ra'as Dampak Abrasi

Photo: Kondisi Bibir Pantai Polo Talango Aeng Kecamatan Ra'as Dampak Abrasi

SUMENEP, DapurRakyatNews – Keindahan kawasan pantai Pulau Talango Aeng, Desa Brakas, Kecamatan Ra’as , Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, semakin parah. Terkini, jarak bibir pantai dengan permukiman warga dipulau tersebut, semakin dekat antara 3 hingga 5 Meter dampak abrasi setiap musim angin barat tiba.

Bahkan abrasi telah menyebabkan area pemakaman dan pemukiman warga di pulau tersebut hilang akibat terkikis oleh ombak, seperti yang disampaikan oleh Mas’awi Maulana tokoh pemuda Pulau Talango Aeng yang juga anggota DPC J.P.K.P Kecamatan Ra’as kepada Media DapurRakyatNews melalui sambungan telpon seluler, Senin (15/02/2021).

“Tolonglah kepada para pemangku kebijakan agar kondisi ini lebih di utamakan, karena ini bukan tentang proyek pembangunan semata, namun ini tentang keselamatan pulau dan warganya. bahkan mereka rela meninggalkan tanah miliknya hanya karena abrasi laut yang sudah bertahun-tahun dan tidak ada keseriusan yang benar-benar intens dalam menanggulangi hal ini, ” ungkap Mas’awi.

“Sudah bertahun-tahun kami berjibaku membuat tangkis laut dengan bahan seadanya, namun Pemerintah Kabupaten Sumenep kurang begitu memperhatikan nasib kami. bayangkan, tanah pemakaman dan pemukiman warga sudah puluhan meter habis di makan ombak, kami sudah meminta tolong dan menyampaikan kepada pemerintah, namun sampai saat ini masih nihil dan belum membuahkan hasil,” Ujar Mas’awi.

Baca Juga: Abrasi Menggusur Permukiman Warga Pulau Talango Aeng Ra’as

Sementara itu Anggota DPRD Dapil 7 dari Partai Demokrat, H. Ahmat Zainurrahman mengatakan, jika abrasi dikepulauan hampir rata tidak hanya terjadi di Pulau Talango Aeng, Desa Brakas, Kecamatan Ra’as saja.

“Dari periode yang lalu, saya sudah seringkali menyampaikan porsi untuk kepulauan, secara umum itu harus proporsional, jangan sampai kepulauan itu porsi anggarannya jomplang, dari periode 2014 kemarin itu sudah seringkali saya sampaikan. Karena faktanya dilapangan memang kepulauan ini, ya… hampir termajinalkan dari sisi pembangunan ada disparitas ada perbedaan, kita seolah-olah masyarakat yang terpinggirkan, dan itu yang selalu kami perjuangkan,” ujar H. Azet panggilan sehari-harinnya.

Baca Juga:  Ajaib, Nenek Meninggal Tiga Tahun Yang Lalu Hari Ini Hidup Kembali

Yang ada ini (abrasi) karena kondisi alam, tapi alam bukan satu satunya yang harus disalahkan, karena kita punya kewajiban untuk melakukan pembangunan di Kabupaten Sumenep khususnya di Kepulauan.

“Jadi kami siap untuk selalu mengawal itu, cuma yang menjadi persoalan sekarang, kebijakan pemerintah Kabupaten Sumenep seperti apa,” Kata H. Azet dengan nada bertanya.

Penanggulangan sementara kalau berharap kepada APBD ada sistem yang mengatur, tapi pemerintah juga tidak boleh tutup mata, setidaknya bisa dari anggaran bencana atau tanggap darurat itu digunakan, karena dianggaran itu yang paling memungkinkan, yang tidak dibatasi oleh regulasi dari sisi waktu untuk pencairannya.

Baca Juga:  KLM Aven Selon 03 milik Warga Desa Sapeken Alami Laka Laut, Kerugian capai Milyaran Rupiah

“Kalau sekiranya itu sangat membahayakan, itu bisa menggunakan anggaran bencana, tinggal sekarang, apakah hal ini menjadi perhatian pemerintah, walaupun menurut saya ini wajib, karena menyangkut jiwa, kalau berharap kepada OPD (misalnya) untuk membangun tangkis laut, dari sisi waktu harus menunggu cukup lama, untuk langkah cepat, yang bisa digunakan, anggaran bencana,” Pungkas H. Azet mengakhiri keterangannya.

Baca Juga: Tak Dapatkan Perhatian Pemkab Sumenep, Warga Pulau Ra’as Gotong Royong Membangun Tangkis Laut

Reporter: Fauzan
Editor: Team J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Berita Terbaru