Home / Tak Berkategori

Aplikasi Online Segera Diluncurkan, Antisipasi Kecurangan Bansos

- Editorial Team

Jumat, 30 Juli 2021 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, Dapurrakyatnews – Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengemukakan tiga langkah strategis pemerintah untuk memastikan bantuan sosial (bansos) terkait pandemi COVID-19 tidak terjadi kecurangan.

“Pemerintah berupaya untuk memastikan bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat tepat sasaran dan tidak terjadi kecurangan,” kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan secara virtual laporan Penanganan COVID-19 di Indonesia, kamis (22/7/2021)

Baca Juga:  Puskesmas se Kabupaten Sumenep dapat Bantuan Pusling, Ini Harapan Kadis Kesehatan P2KB Sumenep

Baca juga : Ketua Kokargam : Kami PHK Karyawan, Masyarakat Tidak Perlu Tahu

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga langkah strategi tersebut adalah melakukan sinkronisasi dan pemadanan data dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan) di Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri). Langkah kedua, memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan sosial dan langkah ketiga adalah melibatkan dukungan teknologi berbasis digital.

Baca Juga:  Tim Yankes Bergerak Layani Ratusan Pasien di Pulau Raas Sumenep

Baca juga : Pejabat Sumenep Sindir Administrasi Birokrasi Berbelit RSUD Kebanggaan Sumenep

Wiku mengatakan, Kementerian Sosial telah berkoordinasi dengan BI (Bank Indonesia), OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Fintech Indonesia untuk menyiapkan aplikasi.

Aplikasi tersebut bisa meningkatkan layanan kepada penerima manfaat sekaligus menjadi alat kontrol efektif dalam penggunaan bantuan sosial.

Selain bantuan sosial yang telah berjalan sebelumnya seperti BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) atau Kartu Sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah juga memberikan jaring pengaman ekstra bagi masyarakat berupa pemberian Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Beras.

Baca Juga:  Kepulauan Terpencil Dambakan adanya Fasilitas Kesehatan dan Angkutan Kesehatan yang Manusiawi

Bantuan tersebut disalurkan selama PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berlaku demi mengurangi beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banggar DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Pembahasan APBD 2027, Soroti Pelayanan Kesehatan di Kepulauan
‎Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Pesantren Perkuat Pembangunan Daerah
‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎
Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi
Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki
‎Kebakaran di KM Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dipadamkan, Pelayaran ke Kangean Dilanjutkan
Festival Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi UMKM
Pemkab Sumenep Mulai Siapkan Pembiayaan Pilkada 2029 Lewat Dana Cadangan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Banggar DPRD Sumenep Sampaikan Hasil Pembahasan APBD 2027, Soroti Pelayanan Kesehatan di Kepulauan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:01 WIB

‎Hari Santri 2026, Bupati Sumenep Ajak Pesantren Perkuat Pembangunan Daerah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki

Berita Terbaru