Proyek Tanpa Papan Nama Kembali Terjadi di Kabupaten Situbondo

- Editorial Team

Selasa, 21 Maret 2023 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kegiatan proyek Peningkatan Jalan Desa di Desa Sopet perlu pengawasan dari Pemerintah Daerah.

Tampak kegiatan proyek Peningkatan Jalan Desa di Desa Sopet perlu pengawasan dari Pemerintah Daerah.

Dapurrakyatnews – Program pemerintah yang digelontorkan ke desa – desa, dengan tujuan untuk pemberdayaan masyarakat, seringkali disalah gunakan oleh oknum kepala desa. Kali ini terjadi pada proyek peningkatan jalan desa yang bersumber dari Dana Desa tahun 2023, di Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo. Selasa (21/3/2023).

Ketika dua awak media melakukan investigasi ke Desa Sopet, menjumpai pekerjaan proyek peningkatan jalan desa, yang dikerjakan dengan tidak berpedoman pada Cost Planning atau Rancangan Anggaran Biaya ( RAB ) dan tanpa memasang papan nama.

Hal itu diakui oleh Antok ketua Tim Pelaksana Kegiatan ( TPK ) Desa Sopet, menurut Antok papan nama tersebut memang tidak dibuatkan.

“Sebenarnya saya hanya bagian pengawas pekerjaan saja mas, dan yang tahu secara jelas aturan pelaksanaan kegiatannya itu pak sekretaris desa (Sekdes ). Namun pak Sekdes baru beberapa hari lalu meninggal dunia,” kata Antok.

Antok menambahkan, jika proyek dengan anggaran sekitar 400 juta dengan volume/panjang 1.100 meter. Sedang untuk pekerja pada proyek tersebut, saya, atas seijin kepala desa mendatangkan dari Besuki. kami terpaksa mendatangkan tenaga dari luar desa.

“Kami sebenarnya sudah menggelar sosialisasi, namun masyarakat desa banyak yang tidak bersedia untuk bekerja dengan alasan macam – macam,” ujarnya.

Dengan kondisi seperti tersebut dan agar program bisa berjalan, kami akhirnya mendatangkan tenaga kerja dari luar desa.

Baca Juga:  Wujudkan 3 Dharma Perguruan Tinggi, STISIPOL Raja Haji Berikan Wawasan Pelayanan Publik di Desa Keton

“Dengan adanya proyek peningkatan jalan desa tersebut, masyarakat bisa menjaga dan merawat, agar awet dan bertahan dalam waktu panjang,” pungkasnya.

Namun aturan dari jenis kegiatan yang bersumber dari Dana Desa sudah jelas. Seperti peraturan Menteri Keuangan nomer 50/PMK.07/2017 tentang tata cara Pengalokasian, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa pada Pasal 128 ayat ( 2 ) berbunyi, Pelaksanaan Kegiatan yang di biayai dari Dana Desa diutamakan dilakukan secara swakelola dengan menggunakan sumber daya / bahan baku lokal , dan di upayakan dengan lebih banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat desa setempat.

Ironisnya, aturan yang sudah jelas masih saja masih dilanggar oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Hasil dari kegiatan proyek tersebut juga nantinya perlu dipertanyakan.

Baca Juga:  Bang Zul Kembali Hadir ke Situbondo Adakan Sosialisasi OJK

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sopet, H Munif Ismail menerangkan terkait masalah papan nama, nanti akan di buatkan pada akhir kegiatan, karena anggaran yang di pergunakan masih menunggu tahap berikutnya.

“Papan nama itu pasti saya pasang, nanti saya akan buatkan papan nama jenis prasasti, dan akan kami pasang di akhir kegiatan, sekaligus peresmian,” tuturnya.

Selain itu, kalau dipasang papan nama seperti pada umumnya itu seringkali hilang dan mudah rusak. Kalau jenis prasasti itu awet dan jelas milik desa.

“Juga untuk menghindari jika ada pengakuan dari oknum anggota dewan mas,” ungkapnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:07 WIB