Nelayan Hilang Saat Memancing, Kades Sonok: Basarnas dan Warga Melakukan Pencarian

- Editorial Team

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas bersama Kepala Desa Sonok Kecamatan Nonggunong saat melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang saat memancing

Basarnas bersama Kepala Desa Sonok Kecamatan Nonggunong saat melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang saat memancing

Dapurrakyatnews – Seorang nelayan asal Dusun Manok, Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep, bernama Asdan (68), dilaporkan hilang saat pergi memancing di perairan sekitar Dusun Manok.

Kepala Desa Sonok, H. Zainal Abidin, mengatakan Asdan berangkat melaut pada Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 02.00 WIB untuk mencari ikan dengan menggunakan perahu bermesin. Namun, hingga Senin (17/8/2026), korban belum kembali ke rumah.

Baca Juga:  ‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api

“Korban berangkat melaut pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Sampai sekarang belum kembali,” kata H. Zainal Abidin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pihak keluarga bersama warga telah melakukan upaya pencarian setelah mengetahui korban tidak kunjung pulang. Pencarian awal dilakukan di sekitar perairan Dusun Manok dan Dusun Pajengan, Kecamatan Nonggunong.

H. Zainal Abidin menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polsek Nonggunong dan pihak Kecamatan Nonggunong terkait hilangnya warga tersebut.

Baca Juga:  Unit Reskrim Polsek Rubaru Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor

Menurut Kepala Desa Sonok, mulai hari ini, Selasa (18/8/2026), tim Basarnas telah melakukan pencarian terhadap Asdan yang diduga hilang saat memancing ikan di laut. Pencarian dilakukan sebagai upaya menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Asdan diketahui merupakan warga Dusun Manok RT 03/RW 09, Desa Sonok, Kecamatan Nonggunong, Kabupaten Sumenep. Pria kelahiran Sumenep, 9 Desember 1957 tersebut sehari-hari bekerja sebagai nelayan.

Baca Juga:  Program Pondok Dhuafa, Bukti Pemerintah Kabupaten Sumenep Hadir Bagi Para Lansia

Hingga Selasa (18/8/2026), keberadaan Asdan masih belum diketahui dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR bersama pihak terkait dan masyarakat.

“Kami bersama dengan keluarga Asdan tentu saja tetap berharap agar segera ditemukan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api
Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8
BPRS Bhakti Sumekar Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan di Gayam
Kompensasi Rumpon Tak Jelas, Nelayan Banyuates Sampang Demo Petronas

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:58 WIB

‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api

Minggu, 13 September 2026 - 20:11 WIB

Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8

Selasa, 8 September 2026 - 11:26 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak Kekeringan di Gayam

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Kompensasi Rumpon Tak Jelas, Nelayan Banyuates Sampang Demo Petronas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Nelayan Hilang Saat Memancing, Kades Sonok: Basarnas dan Warga Melakukan Pencarian

Berita Terbaru