137 Desa di Sampang Tak Bisa Cairkan Dana Desa Tahap II, Pembangunan Fisik Terhambat

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Dapurrakyatnews – Dari 180 desa yang ada di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, hanya 43 desa yang sudah mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II. Sedangkan sisanya, sejumlah 137 desa tidak bisa mencairkan. 

Hal ini, berdampak terhadap tidak terlaksananya pembangunan fisik yang sudah direncanakan di 137 desa tersebut karena tidak adanya anggaran.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang Yudhi Adidarta Karma menjelaskan, kendala pencairan DD Tahap II adalah aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN) mengalami eror atau tak bisa diakses. 

Sebelumnya, pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan desa agar segera mengisi aplikasi tersebut dan menyelesaikan admistrasi yang dibutuhkan.

“Tanggal 18 September 2025 lalu, pengajuan masih normal dan bisa di akses. Namun setelah tanggal itu, aplikasi di take down, masuk ke aplikasi OM-SPAN itu sudah gak bisa, sampai sekarang,” ungkap Yudhi, pada Kamis (27/11/2025).

Baca Juga:  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Sejauh ini, pihaknya masih menunggu informasi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) aplikasi OM-SPAN Kementerian Keuangan DD Tahap II non earmark (tidak ditentukan) dibuka.

Disinggung imbas terhadap pencairan Anggaran Dana Desa, Yudhi tak bisa menjelaskan panjang lebar. Yang bisa dilakukan pihaknya saat ini adalah menunggu info dari pusat.

Baca Juga:  Bekali Nilai, Etika, dan Kompetensi Pegawai, Masa Orientasi PPPK 2024 Resmi Ditutup

“Hingga saat ini belum ada kepastian, apa bisa mencairkan apa tidak ?,” ujarnya.

Namun, untuk earmark (ditentukan) seperti program ketahanan pangan masih aman. Tapi untuk program fisik tidak bisa cair.

Diakhir, Yudhi meminta agar pemerintah desa yang mengalami hambatan pencairan untuk bersabar, sambil menunggu info dan kepastian dari pusat.

“Semoga aplikasi OM-SPAN bisa normal dan bisa diakses kembali,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB