Inspektorat Sampang Temukan Proyek Fiktif Dana Desa, Kerugian Negara Capai Rp 300 Juta

- Editorial Team

Rabu, 12 Februari 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektur Daerah Kabupaten Sampang Ari Wibowo Sulistyo saat diruang kerjanya

Inspektur Daerah Kabupaten Sampang Ari Wibowo Sulistyo saat diruang kerjanya

Dapurrakyatnews – Inspektorat Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mengungkap adanya proyek fiktif dalam realisasi Dana Desa Baruh tahun 2023. Temuan ini menjadi pukulan bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang, yang turut bertanggung jawab dalam pengawasan dana desa.

Hasil audit Inspektorat, menunjukkan adanya kerugian negara sebesar Rp 300 juta akibat proyek yang tidak terealisasi. Program Dana Desa Baruh tahun 2023-2024, dipimpin oleh tiga Penjabat (Pj) Kepala Desa, yakni Haris Budi Santoso, Sunardi, dan Abdul Fatah.

Plt Kepala DPMD Sampang, Sudarmanta, menjelaskan bahwa pengawasan realisasi Dana Desa melibatkan berbagai pihak, termasuk Kecamatan, DPMD, dan Inspektorat. Namun, meskipun pengawasan telah dilakukan, tetap terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya.

“Setiap tahapan sudah diawasi sesuai prosedur. Namun, faktanya, masih ada temuan dalam audit Inspektorat,” ujar Sudarmanta, Rabu (12/2/2025).

Terkait kerugian negara, Sudarmanta menegaskan, bahwa pihak terkait memiliki batas waktu untuk mengembalikan dana tersebut ke kas daerah. Jika melebihi tenggat waktu yang ditentukan, maka aparat penegak hukum akan turun tangan.

Baca Juga:  Kabupaten Pesisir Selatan Berhasil Pertahankan Gelar Juara Umum Porsadin ke-6 Tingkat Sumatra Barat 

“Jika tidak dikembalikan dalam batas waktu yang ditentukan, maka proses hukum akan berjalan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan dana desa. Menurutnya, fungsi BPD masih kurang maksimal dalam menjalankan tugasnya.

“Peran BPD dalam mengawasi roda pemerintahan desa harus lebih diperkuat. Ini menjadi catatan penting bagi kami,” ungkapnya.

Sementara itu, mantan Pj Kepala Desa Baruh tahun 2023, Sunardi, mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait temuan Inspektorat.

“Terkait pengerjaan proyek di masa kepemimpinan saya, maaf, saya lupa,” ujarnya singkat.

Baca Juga:  Mahasiswa Asal Padang Pariaman Hilang di Pessel, Diduga Tenggelam

Di sisi lain, Inspektur Daerah Kabupaten Sampang, Ari Wibowo Sulistyo, menyebut bahwa hingga saat ini pengembalian dana hasil audit belum sepenuhnya diselesaikan.

“Sudah masuk hari ke-41 sejak tenggat waktu pengembalian. Saat ini baru 82 persen dana yang dikembalikan,” jelas Ari.

Menurutnya, pengawasan Dana Desa, sebaiknya lebih banyak melibatkan masyarakat secara langsung, karena mayoritas anggota BPD memiliki kedekatan dengan pemerintah desa.

“Masyarakat harus lebih aktif dalam mengawasi penggunaan Dana Desa agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru