Dapurrakyatnews – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan kunjungan ke PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, dalam rangka pengembangan dan penguatan kelistrikan di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Rabu (24/9/2025).
Langkah ini ditempuh untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat kepulauan, dapat terpenuhi secara bertahap.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembahasan pengembangan listrik di Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken.
Menurut Bupati Fauzi, PLN UID Jawa Timur sebelumnya telah menyetujui penambahan daya sebesar 50 kilowatt-peak (KWp) pada tahun anggaran 2025.
“Menurut pihak PLN, penambahan 50 KWp ini sudah akan mereka kerjakan pada tahun 2025,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).
Meski begitu, ia menilai tambahan tersebut belum cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu, dirinya mengusulkan agar ada penambahan kapasitas yang lebih besar lagi.
“Alhamdulillah, permintaan yang kami sampaikan mendapat respon positif dari PLN, dan mereka berkomitmen melakukan penambahan 160 KWp pada tahun 2026,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, yang turut mendampingi Bupati, menyatakan bahwa kehadiran langsung kepala daerah ke PLN menjadi bentuk perhatian nyata terhadap masyarakat kepulauan.
“Bapak Bupati hadir untuk memastikan penambahan 50 KWp segera dapat dinikmati masyarakat,” jelasnya.
Anwar menambahkan, PLN memastikan proses pembangunan tambahan daya 50 KWp sudah berjalan tanpa kendala berarti.
“Yang pasti, penambahan 50 KWp terus berproses, dan pada 2026 akan ditambah lagi 160 KWp sesuai permintaan Bapak Bupati,” terangnya.
Ia menegaskan, Bupati juga mendorong seluruh sektor agar mendukung pengembangan kelistrikan di Kepulauan Sumenep.
Turut hadir mendampingi Bupati, anggota DPRD Sumenep Syamsul Bahri, Kepala Desa Pagerungan Kecil, tokoh masyarakat, perwakilan PT Kangean Energi Indonesia, serta SKK Migas Jabal Nusa.




