Menyemburkan Air Setinggi 15–20 Meter Disertai Aroma Gas, Warga Diminta Waspada

- Redaksi

Rabu, 12 Maret 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Warga Dusun Paojajar, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, dikejutkan oleh fenomena sumur bor yang menyemburkan air setinggi 15–20 meter disertai aroma gas. Meski tidak ada nyala api, warga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa (11/3/2025) sekitar pukul 06.00 WIB di lahan milik keluarga almarhum Sabura. Sumur tersebut sebelumnya telah digali sejak Juni 2024 menggunakan alat bor milik Apel Suji. Dengan kedalaman mencapai 56 meter, sumur ini awalnya dibuat untuk pengairan sawah, menggunakan 15 casing paralon berukuran 4 inci.

Baca Juga:  Diera Digital, Peran Serta Orang Tua Diharapkan Mampu Membentuk Karakter Anak

Namun, pada Selasa pagi, sumur bor tersebut tiba-tiba mengeluarkan semburan air dengan tekanan tinggi dan mengeluarkan aroma gas yang menyengat. Fenomena ini membuat warga sekitar khawatir dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menindaklanjuti laporan warga, aparat kepolisian dan TNI langsung turun ke lokasi. Kapolsek Pasongsongan, IPTU Harianto, bersama tiga personel Polsek dan anggota Koramil Pasongsongan mendatangi area sumur bor sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Ubah Sampah Menjadi Energi, Solusi Kurangi Timbunan Sampah

Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S., S.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan kepada warga agar tidak mendekati lokasi sumur bor demi keselamatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati lokasi sumur bor. Aroma gas yang tercium di sekitar area pengeboran bisa berpotensi berbahaya,” ujar AKP Widiarti, melalui release Humas Polresta Sumenep yang diterima dapurrakyatnews.

Baca Juga:  198 Orang Guru Menerima SK Petikan Mutasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep

Saat ini, aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan risiko yang dapat terjadi. Warga diminta segera melaporkan jika terjadi perkembangan baru atau indikasi bahaya di sekitar sumur bor.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan terkait dampak negatif yang ditimbulkan dari kejadian ini. Namun, pihak berwenang tetap mengawasi situasi guna memastikan keamanan masyarakat sekitar.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru