Empat Hari Hilang, Mertua dan Menantu Warga Lakitan Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

- Editorial Team

Kamis, 16 Januari 2025 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Dua orang warga Lengayang dilaporkan hanyut di Kampung Pasia Lawe, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat sejak Minggu (12/1/2025) ditemukan sudah tak bernyawa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Yuskardi melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) Defri Siswandi.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi awal, kedua korban yaitu Zainudin (74) dan Ison (50) dilaporkan hilang sejak Minggu (12/1/2025) sore sekira pukul 17.00 WIB.

Kedua korban merupakan mertua dan menantu warga Lubuk Begalung, Nagari Lakitan Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan.

Kedua korban hanyut ketika nekat menyebarangi sungai yang deras, dikarenakan ingin pulang kerumah dari ladang.

Ia menjelaskan, pada hari keempat pencarian, Rabu (15/1) tim gabungan melalukan pencarian dengan menyisiri area sungai dari lokasi kejadian tempat korban hanyut hingga ke hilir menggunakan perahu karet.

Pencarian dimulai dari pagi, dan korban pertama ditemukan berjarak 10 KM dari lokasi korban hanyut sekitar jam 14.05 WIB.

Baca Juga:  Wahai Pemimpin...!!! Kembalilah Ke Fitrah

“Jenazah korban pertama ditemukan mengapung yang terdampar dipinggiran sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan tubuhnya mulai membusuk” ungkap Defri, Kamis (16/1/2025) pagi.

Lanjut Defri, selang berapa jam kemudian, sekira pukul 16.00 WIB korban kedua ditemukan berjarak 13 KM dihilir sungai dari lokasi kejadian,.

“Korban kedua ditemukan tersangkut di batang kayu dengan posisi telungkup di atas batang kayu yang hanyut tersebut dalam posisi sudah mengapung,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua Komite SMKN 1 Rahul Melawan, Anggap Laporan Keuangan Komite tidak Transparan

Diketahui, kedua korban yang merupakan mertua Zainudin (74) dan Ison (50) menantu terseret arus sungai saat ingin menyebrangi sungai pulang dari ladang.

Saat menyebrangi sungai, kondisi air sungai saat itu dalam keadaan besar dikarenakan curah hujan yang tinggi. Namun kedua orang tersebut tetap nekat untuk menyebrang.

“Akhirnya kedua korban, nahas terseret arus air dan dinyatakan hanyut dan hilang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terbaru