Gubernur Khofifah Resmikan PLTS Atap 10.000 Watt di Ponpes Al Amien Sumenep

- Redaksi

Kamis, 24 Agustus 2023 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah, didampingi Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah, Kepala Dinas ESDM Prov Jatim Nurcholis dan Pengasuh Ponpes Al-Amien KH Ahmad Fauzi Tidjani, meresmikan penggunaan PLTS Atap di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Rabu (23/8/2023).

Gubernur Khofifah, didampingi Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah, Kepala Dinas ESDM Prov Jatim Nurcholis dan Pengasuh Ponpes Al-Amien KH Ahmad Fauzi Tidjani, meresmikan penggunaan PLTS Atap di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. Rabu (23/8/2023).

Dapurrakyatnews –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berkapasitas 10.000 Watt, di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan, Kabupaten Sumenep Rabu (23/8/2023).

PLTS yang terpasang di atap rusunawa Ponpes Al-Amien Prenduan tersebut, merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah, didampingi Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah, Kepala Dinas ESDM Prov Jatim Nurcholis dan Pengasuh Ponpes Al-Amien KH Ahmad Fauzi Tidjani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, pembangunan PLTS atap di gedung-gedung pemerintah, sekolah, pondok pesantren dan instansi swasta, merupakan wujud dari penerapan kebijakan pemanfaatan EBT menuju target Net Zero Emission 2060.

“Untuk itu, keberadaan PLTS Atap 10.000 Watt di Ponpes Al Amien ini, akan menjadi referensi bagi seluruh masyarakat dunia, bahwa di sini sudah menerapkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) mendukung _Green Economy_. Sehingga pemanfaatan EBT ini dapat terus dimasifkan,” katanya.

“Peresmian ini juga menjadi penguat, dari berbagai upaya untuk mewujudkan Net Zero Emission 2060. Seperti penanaman mangrove di berbagai titik pantai di Jatim. Harapan kami, sedekah oksigen dari penanaman mangrove bisa mengiringi terwujudnya Net Zero Emission 2060 dan penerapan EBT,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bupati Fauzi Salurkan Hibah Rp5,8 Miliar, Beasiswa dan Kursi Roda untuk Warga Sumenep

Khofifah mengatakan, dengan kapasitas 10.000 watt, PLTS di ponpes ini mampu memenuhi seluruh kebutuhan listrik di rusunawa dan mushala di dekatnya. Sebelum ada PLTS, biaya listrik untuk rusunawa ini mencapai Rp 1,5 juta per bulan.

“Alhamdulillah, kini pihak Ponpes tak perlu lagi mengeluarkan biaya sebesar itu. Meski ini kecil tapi resonansinya sangat besar kedepannya,” kata Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim tersebut berharap, PLTS Atap ini dapat direplikasikan di berbagai titik dan daerah. Karena Ponpes Al-Amien telah menunjukkan kepada dunia, bahwa di sini telah menerapkan renewable energy.

Baca juga : Khofifah, Pembangunan yang Telah Dilakukan Bertujuan untuk Memuliakan Masyarakat Sumenep

Upaya ini, menurut Khofifah, juga menjadi jawaban atas diskursus yang dikemukakan Sekjen PBB 2 minggu lalu, tentang pernyataan Global Warming telah menjadi Global Boiling.

“Kami secara khusus berharap bahwa replikasi PLTS ini bukan hanya dilakukan di pesantren saja, melainkan bisa dilakukan oleh berbagai macam institusi,” katanya

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ponpes Al-Amien, atas komitmen nyata dalam mentransformasikan energi fosil ke energi terbarukan secara konkret,” imbuhnya.

Baca Juga:  Akhmad Adim Nelayan yang Dikabarkan Hilang, Ternyata Sempat Masuk Kedalam Pusaran Puting Beliung, Berikut Kisahnya...

Di hadapan santri yang hadir, Khofifah juga turut mengungkapkan pentingnya membersinergi kerja profesional dan teknokratis dengan berbagai dukungan spritiual. Sebab, beragam capaian prestasi yang dimiliki Jatim merupakan gabungan dari upaya tersebut.

“Bahwa kerja keras kita semua harus diiringi dengan doa dan ikhtiar spiritual. Kami bekerja keras, membangun jejaring tapi juga tidak ketinggalan untuk mengiringi upayanya dengan ihtiar bathin atau spiritual,” terangnya.

“Mudah-mudahan pertemuan siang ini bisa mendekatkan seluruh pergerakan kita semua. Jadi harapannya ada silaturahmi program diantara kita semua,” pungkasnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sebagai informasi, saat ini Jawa Timur telah berhasil membangun PLTS dengan total kapasitas terpasang sebesar 53,88 MW. Terdiri dari PLTS Atap sebesar 47,89 MW dan PLTS SHS tersebar dan komunalu. Untuk memberikan akses energi masyarakat daerah terpencil dan kepulauan, yang belum menikmati listrik sebesar 5,99 MW berdampak positif terhadap peningkatan Rasio Elektrifikasi Jatim.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED), Instruksi Gubernur Jawa Timur Nomor 1/Inst/013/2023, Tentang Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap Pada Gedung/Bangunan Di Lingkungan Pemprov Jatim, dan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor 671/630/124.5/2022 tentang Implementasi Pemasangan PLTS Atap pada Gedung Pemerintah dan Swasta, telah menjadi pijakan dan inisiasi pembangunan akses energi di Jatim berbasis EBT.

Baca Juga:  Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

Saat ini, di Jatim pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Jawa Timur sebesar 1.408,77 MW dengan capaian Bauran EBT sebesar 9.36% lebih dari target yang ditetapkan dalam RUED sebesar 6,50%.

Sementara itu, dalam laporannya Kadis ESDM Provinsi Jawa Timur Nurkholis menyampaikan bahwa tahun ini, Pemprov Jatim membangun PLTS di 25 pondok pesantren. Salah satunya Pondok Pesantren Al Amien Prenduan Sumenep dengan daya sebesar 10.000 watt.

“Ini ibarat sebagai stimulan. Sehingga alumni-alumni Ponpes Al Amien yang tersebar juga bisa ikut beralih pada energi baru terbarukan,” katanya.

Selain itu, tahun ini Pemprov Jatim juga memberikan bantuan sambungan listrik gratis terhadap 4.555 rumah. Tak hanya sambungan listrik, bantuan yang diberikan telah termasuk dengan tokennya.

“Ke depannya, Pemprov Jatim akan memasifkan pembangunan PLTS baik di ponpes, instansi pemerintah, dan gedung-gedung milik pemerintah. Diharapkan penggunaan PLTS ini bisa menjadi awal baik menuju penggunaan energi ramah lingkungan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

Rizky Righo Rulyadi, Siswa SDN Banyuates 1 Kabupaten Sampang,  peraih 5 besar ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Provinsi Jawa Timur Jenjang SD Mapel IPA 2026.

Pendidikan

Rizky Righo Rulyadi Wakili Jatim Ajang OSN Nasional 2026

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:08 WIB