Wakil Bupati Situbondo Melaunching Kampung Moderasi Beragama 

- Editorial Team

Kamis, 27 Juli 2023 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kades Sumberkolak, Supandi di dampingi Babinsa dan Babinkamtibmas sedang memberikan laporan pada Wabub Situbondo

Kades Sumberkolak, Supandi di dampingi Babinsa dan Babinkamtibmas sedang memberikan laporan pada Wabub Situbondo

Dapurrakyatnews – Wakil Bupati Situbondo Nyai Hj Khoirani, menghadiri dan membuka sosialisasi serta launching kampung moderasi beragama, di Kantor Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Rabu (26/7/2023).

Empat agama yang baru menetap di desa Sumberkolak, mampu beradaptasi dan membina kerukunan antar masing – masing agama. Di antaranya, Agama Islam, Agama Kristen, Agama Katolik dan Agama Hindu.

Menurut Kepala Desa Sumberkolak, Supandi mengatakan, kerukunan antar umat beragama bisa berjalan dengan baik, tidak hanya peran pemerintah desa semata, namun karena adanya peran serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Saya sebagai kepala desa hanya berperan satu persennya saja. Sedangkan 90 persennya itu peran babinsa dan babinkamtibmas, yang berjuang keras memberikan sosialisasi tentang kebhinekaan, selebihnya peran serta masyarakat,” kata Supandi.

Wabub Situbondo, Nyai Hj Khoirani bersama Tokoh Agama melepaskan Balon dan Burung Merpati sebagai pertanda di bukanya Sosialisasi dan Launching Kampung Moderasi Beragama

Kami ingin mengimplementasikan moderasi beragama ini,  sebagai solusi dari keberagaman yang ada di sekitar kita. Di tengah kehidupan modernisasi.

“Dengan memperkuat kedamaian dan toleransi, kita juga ingin ke depan, Desa Sumberkolak sebagai desa yang betul – betul tangguh dari ancaman moderenisasi,” tutupnya.

Baca Juga:  Heboh, Warga Desa Talkandang Temukan Granat Tangan Jenis Nanas.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, Drs. Slamet,M.Hi, mengapresiasi langkah Pemdes Sumberkolak yang mampu berkolaborasi, dengan berbagai pihak menjadikan desanya sebagai kampung moderasi beragama.

“Desa Sumberkolak dihuni oleh populasi yang beragam, terdiri dari umat Islam, Kristen, Hindu, Buddha, dan kepercayaan lainnya, yang hidup bersama dalam harmoni dan saling menghormati. Jadi, kami berharap acara ini jangan hanya di jadikan acara seremonial semata, setelah ini kita wajib terus mensosialisasikan moderasi ini dan bersikap moderat,” ungkap Slamet.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Situbondo, Nyai Hj Khoirani, mengapresiasi atas kolaborasi Kemenag Situbondo dengan Pemdes Sumberkolak, hingga tercipta sebuah karya berupa Kampung Moderasi Beragama.

Baca Juga:  Jika Diberikan Kepercayaan, Samsuardi Bersedia menjadi Orang Tua Angkat

“Saya juga mengapresiasi inisiatif program ini. Program ini tentu saja merupakan program yang digagas oleh kementerian Agama, untuk mempromosikan harmoni dan toleransi keagamaan,” ucap Wabup.

Ini menunjukkan nilai-nilai saling menghormati, memahami, dan bekerjasama diantara kelompok agama yang beragama.

“Mudah-mudahan dengan launchingnya kampung beragama ini dengan moderasi, dapat menjadi pilot project nasional dan bisa menjadi salah satu cara yang efektif, untuk menjaga harmonisasi kehidupan sosial kita, pungkasnya.

Sosialisasi dan launching kampung moderasi beragama di Desa Sumberkolak, dibuka oleh Wabup Situbondo Nyai Hj Khoirani, didampingi Kades Sumberkolak dan forkopimda, dengan di tandai pelepasan balon dan beberapa burung merpati.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB