Home / Tak Berkategori

Peternak Ayam di Amuntai Punya Bisnis Sampingan Jual Sabu, Begini Nasibnya Kini

- Editorial Team

Minggu, 5 Juni 2022 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Dapurrakyatnews – Baru saja melakoni bisnis jual beli narkotika jenis sabu-sabu, pengedar ini ditangkap anggota Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Kalsel.

Tersangka HR (54) diamankan saat berada dirumahnya, Jalan Negara Dipa, Desa Sungai Malang, Kecamatan Amuntai, Kabupaten HSU pada Sabtu (28/5) lalu.

Saat penggeledahan, petugas mengamankan 2 paket sabu ukuran jumbo seberat 200,02 gram, yang belum sempat dijual tersangka. Polisi juga menemukan satu lembar plastik hitam, satu lembar slip bukti transfer serta satu unit handphone.

Polisi sudah mengintai budak narkoba, yang biasa beraksi sebelumnya di Kawasan Kecamatan Amuntai itu.

Subdit 1 Dit Narkoba Polda Kalsel yang dipimpin AKBP Meilki Bharata, mendapat informasi ada seorang pengedar sabu di Kecamatan Amuntai, Hulu Sungai Utara.

Laki-laki tersebut bekerja sebagai peternak unggas. Namun belakangan, pelaku diduga nyambi usaha lain, untuk menyambung hidup. Ia melakoni bisnis terlarang, jual sabu.

Baca Juga:  Anggota Sat Polairud Polres Tanah Bumbu Ajari Anak-anak Pesisir Muara Pagatan Belajar dengan Laptop

Polisi pun terus mengendus sepak terjang pelaku. Akhirnya, diketahui tersangka HR sedang berada di rumahnya, Jalan Negara Dipa, Desa Sungai Malang, HSU.

“Kami gerebek saat tersangka baru masuk rumahnya,” jelas Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Tri Wahyudi kepada media ini, Sabtu (5/6) malam.

Tri Wahyudi mengatakan, anggotanya kemudian menggeledah rumah tersangka dan menemukan dua paket sabu, ukuran jumbo di lantai kamar tidur rumahnya, tepat di samping lemari baju.

Baca Juga:  Kapolres Tabalong Peduli Banjir, Pantau Titik Banjir dan Bagikan Sembako

“Ada dua paket sabu yang berhasil anggota amankan. Satu paket beratnya 100 gram jadi total sekira 2 ons lah. Saat Ini masih kami telusuri lagi, jarangin pelaku, ” ungkap Tri Wahyudi.

Seperti budak-budak narkoba yang dicokok polisi, tersangka HR mengaku terpaksa berurusan dengan narkoba, lantaran penghasilannya sebagai peternak unggas tidak cukup

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎
Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi
Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki
‎Kebakaran di KM Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dipadamkan, Pelayaran ke Kangean Dilanjutkan
Festival Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi UMKM
Pemkab Sumenep Mulai Siapkan Pembiayaan Pilkada 2029 Lewat Dana Cadangan
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Peringati HSN 2026, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN Berpakaian Santri

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:42 WIB

‎Tingkatkan Disiplin Penumpang, KSOP Kalianget Pasang Stiker Larangan di Pelabuhan dan Kapal ‎

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Cegah Risiko Kebakaran, SDN Pamolokan 2 Gandeng Damkar Sumenep Beri Edukasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Terdengar Tangisan dari Pinggir Jalan, Warga Prenduan Temukan Bayi Laki-Laki

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:14 WIB

‎Kebakaran di KM Sabuk Nusantara 91 Berhasil Dipadamkan, Pelayaran ke Kangean Dilanjutkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Festival Tong-Tong Sumenep Kembali Masuk KEN 2026, Bupati Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi UMKM

Berita Terbaru