Respon Si Kembar, Bupati Sumenep Angkat Bicara RS Terapung

- Editorial Team

Rabu, 30 Juni 2021 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H [foto/IST]

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H [foto/IST]

SUMENEP, DapurRakyaNews – Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H. angkat bicara terkait berita gambar dengan tajuk ”Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak mampu membiayai operasional 2 Rumah Sakit Terapung, menyebabkan warga kepulauan terpaksa mempergunakan perahu nelayan saat dirujuk.”

Baca Juga : Kepulauan Sumenep Darurat Covid-19, RS Terapung Hanya Mengapung

Melalui sambungan komunikasi WhatsApp, Bupati Sumenep memberikan klarifikasinya, pada hari Selasa (29/6) sore. Ia berkata bahwa “Ini harus di klarifikasi, Pemerintah Sumenep tidak melakukan pembiayaan, karena secara aturan kapal ini masih milik propinsi Jawa Timur,” terang Achmad Fauzi.

Baca Juga : Cegah Laju Kasus Covid-19, GUSDURian Peduli Wujudkan Compok Sehat Sumenep

Bupati Sumenep menambahkan, kalau untuk pembiayaan dan operasional 2 kapal terapung tersebut masih menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Pemprov Jatim atas permintaan Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dan saat ini kedua kapal tersebut masih dalam kondisi Docking.

Baca Juga:  Pendistribusian MBG Saat Ramadan Masih menunggu Petunjuk Tehnis

Kepulauan Sumenep Darurat Covid-19, RS Terapung Hanya Mengapung
Rumah Sakit Terapung (RST) Saat Bersandar di Pelabuhan PT. Garam Kalianget, Senin (27/6) Sore. [foto/saputra]
Jadi masih punya mereka (Pemprov Jatim_red), Akan melanggar aturan jika kita yang menganggarkan, karena memang barangnya (kapal_red) belum hibah ke kita, hanya operasi kapal nya di wilayah kepulauan Sumenep.

“Dan biasanya jika operasi, kita hanya menyediakan tenaga kesehatan dan jika akan mempergunakan kapal tersebut harus atas izin dan persetujuan Dinkes Pemprov Jatim,” ujar Politisi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep.

Baca Juga:  Heboh Seorang Kades di Situbondo Dilaporkan oleh LBH GKS Basra dan Tim

Baca Juga : Serbuan Vaksin Tidak Menerapkan Prokes Covid-19, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

“Memang selama ini banyak beranggapan bahwa Kapal Apung tersebut milik kita, karena memang barangnya ada di Sumenep, jadi jangan sampai gagal paham,” pungkas Bupati Sumenep.

Tim Pandawa Lima DapurRakyatNews hingga artikel ini diterbitkan belum dapat menghubungi pihak terkait yang dimaksud oleh Bupati Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru