Khofifah Akhiri Kunjungan di Sumenep, Beberkan Program Bansos hingga Beasiswa Rp50 Miliar

- Editorial Team

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Dapurrakyatnews – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menutup rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Sumenep dengan menyambangi SMAN 2 Sumenep, Jawa Timur. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada 12 Oktober 2026.

‎Dalam kesempatan itu, Khofifah menjelaskan bahwa peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat dibandingkan penyelenggaraan pesta rakyat seperti tahun-tahun sebelumnya.

‎Menurutnya, pemerintah provinsi memilih memperluas jangkauan berbagai program bantuan sosial (bansos), pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat di sejumlah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tahun ini tidak kami isi dengan pesta rakyat seperti sebelumnya. Kami lebih banyak menyisir berbagai daerah untuk menyalurkan bantuan sosial dan melaksanakan program yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Khofifah kepada awak media.Rabu (14/10/2026).

‎Ia mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan selama kunjungan kerja tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan kesehatan mulut dan gigi, bantuan bagi masyarakat yang terindikasi mengalami stunting, hingga penyaluran zakat produktif dan program pemberdayaan ekonomi.

‎‎Selain itu, Pemprov Jawa Timur juga memberikan bantuan sosial kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) kurang mampu yang berusia di atas 70 tahun.

Baca Juga:  Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik

‎“Pendekatannya harus komprehensif. Ada aspek sosial, pendidikan, dan kesehatan. Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan perhatian melalui program yang sesuai dengan kondisi mereka,” ujarnya.

Khofifah juga menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan di Sumenep mencakup pelaksanaan khitanan massal di kawasan Slopeng serta bantuan rehabilitasi rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 20 rumah mendapatkan bantuan rehabilitasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur. Apabila jumlah tersebut belum mencukupi kebutuhan masyarakat, Baznas Kabupaten Sumenep diharapkan dapat turut memberikan dukungan tambahan.

‎“Untuk rehabilitasi rumah, ada 20 rumah yang dibantu oleh Baznas Jawa Timur. Kalau kebutuhan di lapangan masih ada yang belum terakomodasi, Baznas Sumenep bisa ikut menambahkan,” terangnya.

‎Di sektor pemenuhan kebutuhan dasar, Khofifah menyebut Pemprov Jawa Timur juga melakukan distribusi air bersih ke daerah-daerah yang mengalami krisis air. Hingga saat ini, menurutnya, terdapat 25 kabupaten/kota di Jawa Timur yang mengalami persoalan kekurangan air bersih.

‎Ia menegaskan, bantuan dari pemerintah provinsi merupakan bentuk dukungan terhadap upaya yang telah dilakukan pemerintah kabupaten maupun kota dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Baca Juga:  Bappeda Sumenep, Paradigma Baru Pembangunan Sumenep, Keberhasilan OPD Diukur dari Manfaat untuk Masyarakat

‎“Pemprov Jawa Timur sifatnya menyubstitusi atau melengkapi apa yang sudah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota. Jadi, ketika daerah menghadapi krisis air bersih, kami ikut memperkuat penanganannya melalui dropping air bersih,” jelasnya.

‎Selain bantuan sosial, pasar murah juga menjadi salah satu program yang terus digencarkan Pemprov Jawa Timur. Khofifah menyebut, sepanjang 2026, pelaksanaan pasar murah telah menjangkau banyak wilayah sebagai upaya mendekatkan kebutuhan pokok dengan masyarakat sekaligus menjaga keterjangkauan harga.

‎‎Ia menjelaskan, lokasi pasar murah sengaja dipilih mendekati kawasan permukiman agar masyarakat lebih mudah mengakses kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.

‎“Setiap menggelar pasar murah, saya selalu meminta agar lokasinya tidak berdekatan dengan pasar tradisional, tetapi lebih dekat dengan permukiman warga. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus membantu menjaga stabilitas harga,” tuturnya.

‎Dalam bidang pendidikan, Khofifah turut menyoroti program beasiswa afirmasi yang diberikan kepada 50 ribu siswa di Jawa Timur. Program tersebut menyasar peserta didik dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.

‎Penerima beasiswa berasal dari jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan bantuan sebesar Rp1 juta untuk setiap siswa.

Baca Juga:  UPTD Pelabuhan Kalianget Lakukan Pengawasan Pemberangkatan Kapal Tujuan Sapudi ‎

‎Dengan jumlah penerima mencapai 50 ribu siswa, anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai Rp50 miliar.

‎‎“Untuk program beasiswa afirmasi, ada 50 ribu siswa di Jawa Timur yang menerima bantuan. Masing-masing mendapatkan Rp1 juta, sehingga total anggarannya mencapai Rp50 miliar. Sasaran utamanya adalah siswa dari keluarga yang masuk desil 1 sampai desil 4,” ungkapnya.

‎‎Khofifah berharap, berbagai program yang dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut dapat memperluas jangkauan pelayanan pemerintah, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan.

‎‎Ia menambahkan, rangkaian kegiatan sosial tersebut telah dilaksanakan sejak awal Oktober 2026 dengan menyasar sejumlah daerah di Jawa Timur.

“Melalui pendekatan tersebut, peringatan hari jadi provinsi tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui pelayanan, bantuan sosial, dan program pemberdayaan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Turut mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan kerjanya di SMAN 2 Sumenep, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra dan Jajaran Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Jawa Timur.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungi Sumenep, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan dan Gelar Layanan Sosial di Pantai Slopeng
Syahbandar Bersholawat, KSOP Kalianget Tanamkan Edukasi Keselamatan Pelayaran kepada Santri
Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026
KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMPN 2 tentang Keselamatan Pelayaran
Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik
Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh
‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut
VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Khofifah Akhiri Kunjungan di Sumenep, Beberkan Program Bansos hingga Beasiswa Rp50 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Kunjungi Sumenep, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan dan Gelar Layanan Sosial di Pantai Slopeng

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Syahbandar Bersholawat, KSOP Kalianget Tanamkan Edukasi Keselamatan Pelayaran kepada Santri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:07 WIB