Kunjungi Sumenep, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan dan Gelar Layanan Sosial di Pantai Slopeng

- Editorial Team

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim saat memberikan keterangan Pera kepada sejumlah awak media.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim saat memberikan keterangan Pera kepada sejumlah awak media.

Dapurrakyatnews – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dengan menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. Beragam program bantuan disalurkan dalam kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Slopeng tersebut.

Kegiatan itu mencakup khitanan massal, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penyaluran bantuan untuk nelayan dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Dalam keterangannya kepada awak media, Khofifah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di kawasan Slopeng ini cukup banyak kegiatan yang kita lakukan. Salah satunya khitanan massal yang awalnya terdaftar 176 anak. Kami menyiapkan kuota hingga 200 anak agar lebih banyak masyarakat yang bisa mendapatkan manfaat,” kata Khofifah. Rabu (14/10/2026).

‎Selain khitanan massal, Pemprov Jatim juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut. Pelayanan tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari sejumlah daerah, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Sumenep, serta dukungan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair).

Baca Juga:  Fermentasi Urin Sapi Plus menjadi Cara Ampuh Mengendalikan Hama Tikus

Khofifah berharap pelayanan kesehatan yang diberikan dapat membantu masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara lebih mudah, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan dalam menjangkau fasilitas kesehatan.

“Harapan kami, kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai bantuan sosial juga disalurkan kepada masyarakat. Di antaranya bantuan alat tangkap bagi nelayan, bantuan untuk penyandang disabilitas berat, serta program PKH Plus bagi warga lanjut usia berusia 70 tahun ke atas.

Pemprov Jatim juga memberikan perhatian kepada pelaku UMKM melalui program zakat produktif. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.

Tak hanya itu, rangkaian program sosial lainnya meliputi bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu), distribusi air bersih, pasar murah, serta beasiswa afirmasi bagi pelajar.

‎“Kita menggunakan pendekatan pembangunan manusia. Karena itu, perhatian kita tidak hanya pada sektor kesehatan, tetapi juga pendidikan dan ekonomi. Ketiganya harus berjalan bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas Khofifah.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Jatim menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk program beasiswa afirmasi bagi 50 ribu pelajar tingkat SMA, SMK, dan SLB. Program tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak di Jawa Timur.

Baca Juga:  Korban Kebakaran di Desa Karangnangka Terima Bantuan dari BPBD Sumenep

‎Pelaksanaan kegiatan di kawasan Pantai Slopeng juga melibatkan berbagai unsur, termasuk TNI Angkatan Laut dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Khofifah menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan sosial tersebut.

Ia secara khusus mengapresiasi dukungan KRI Makassar-590, jajaran Armada II, serta unsur TNI AL lainnya yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Ini merupakan bentuk sinergi yang luar biasa antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan jajaran TNI Angkatan Laut. Kolaborasi seperti ini penting agar program pelayanan dan bantuan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, kawasan pesisir dan kepulauan memiliki potensi kemaritiman yang besar sehingga perlu diperkenalkan kepada generasi muda sejak dini. Selain menyalurkan bantuan bagi nelayan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap laut dan kekayaan alam Indonesia.

“Kita ingin mengenalkan kepada anak-anak betapa indahnya Indonesia, Pantai Slopeng, dan Sumenep. Kita juga ingin mereka memahami bahwa Indonesia adalah negara maritim yang memiliki potensi besar,” terangnya.

Selain kegiatan sosial, Khofifah turut menyinggung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menangani kekeringan dan krisis air bersih yang melanda sejumlah daerah.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Pacu Pelunasan PBB-P2 2026, Desa Diminta Segera Salurkan SPPT

Menurutnya, Pemprov Jatim telah melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 6 September 2026 sebagai salah satu langkah untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan. Pelaksanaan operasi tersebut menyesuaikan informasi dan pemantauan kondisi awan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

‎“Kami terus berupaya melakukan berbagai langkah, termasuk Operasi Modifikasi Cuaca dan distribusi air bersih. Kami juga berharap melalui ikhtiar bersama, termasuk doa, hujan segera turun dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, pemerintah daerah juga berupaya mengidentifikasi sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pemetaan titik sumber air potensial, pembangunan akses distribusi, serta penyaluran air bersih ke wilayah yang mengalami kekurangan air.

Khofifah menyebutkan, terdapat 25 kabupaten/kota di Jawa Timur yang masuk kategori mengalami krisis air dan telah menetapkan status tanggap darurat sesuai kondisi masing-masing daerah.

‎”Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penanganan kekeringan berjalan efektif dan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syahbandar Bersholawat, KSOP Kalianget Tanamkan Edukasi Keselamatan Pelayaran kepada Santri
Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026
KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMPN 2 tentang Keselamatan Pelayaran
Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik
Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh
‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut
VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS
UPTD Pelabuhan Kalianget Lakukan Pengawasan Pemberangkatan Kapal Tujuan Sapudi ‎

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Kunjungi Sumenep, Khofifah Salurkan Beragam Bantuan dan Gelar Layanan Sosial di Pantai Slopeng

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Syahbandar Bersholawat, KSOP Kalianget Tanamkan Edukasi Keselamatan Pelayaran kepada Santri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:10 WIB

KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMPN 2 tentang Keselamatan Pelayaran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:07 WIB