Syahbandar Bersholawat, KSOP Kalianget Tanamkan Edukasi Keselamatan Pelayaran kepada Santri

- Editorial Team

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Upaya menumbuhkan kesadaran keselamatan pelayaran dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk kegiatan keagamaan. Hal inilah yang dilakukan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget melalui kegiatan Syahbandar Bersholawat di Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Selasa (13/10/2026).

‎Mengusung tema “Menguatkan Iman, Menjaga Keselamatan dan Menghijaukan Bumi”, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menyampaikan edukasi keselamatan pelayaran sekaligus mempererat silaturahmi antara jajaran KSOP Kalianget, kalangan pesantren, dan masyarakat.

‎Kegiatan itu dihadiri Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Azwar Anas, perwakilan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep, Camat Kalianget, Danramil Kalianget, Kapolsek Kalianget, serta para pengasuh dan santri Pondok Pesantren Aqidah Usyumuni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Dalam sambutannya, Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menegaskan bahwa keselamatan pelayaran tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas syahbandar, nakhoda, awak kapal, maupun operator kapal. Lebih dari itu, keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat.

‎‎“Melalui kegiatan Syahbandar Bersholawat ini, kami ingin menyampaikan bahwa keselamatan pelayaran bukan hanya urusan kapal dan perjalanan di laut. Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, kepedulian terhadap sesama, serta keberanian untuk mengutamakan keselamatan,” kata Azwar Anas.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan

‎Menurutnya, kegiatan keagamaan dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk menanamkan pemahaman tentang keselamatan kepada masyarakat, termasuk generasi muda di lingkungan pesantren.

‎Ia menjelaskan, nilai-nilai yang diterapkan dalam kehidupan pesantren, seperti disiplin, menaati aturan, saling mengingatkan, dan peduli terhadap sesama, memiliki keterkaitan erat dengan upaya membangun budaya keselamatan pelayaran.

‎“Nilai-nilai tersebut sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan para santri. Disiplin, taat aturan, dan saling mengingatkan merupakan kebiasaan baik yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika berada di pelabuhan, di atas kapal, maupun di lingkungan pesisir,” jelasnya.

‎Pihaknya juga mengingatkan bahwa, keselamatan harus menjadi prioritas setiap orang ketika melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut. Penumpang diminta mematuhi aturan, mengikuti arahan petugas dan awak kapal, serta menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan.

‎“Kami berharap para santri tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari kegiatan ini, tetapi juga mampu menjadi duta keselamatan di lingkungan keluarga, pesantren, dan masyarakat. Pengetahuan sederhana tentang keselamatan bisa sangat berarti dan bahkan membantu menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain,” ungkapnya.

Baca Juga:  Perkimhub Kabupaten Sumenep Uji Coba Perahu Motor Angkutan Wisatawan

‎Ia menambahkan, masyarakat perlu menghindari perilaku yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain, terutama ketika berada di kawasan pelabuhan maupun di atas kapal.

‎Selain keselamatan pelayaran, kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan laut. Menurut Azwar, laut merupakan anugerah yang harus dijaga bersama karena menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan.

‎“Laut bukan tempat untuk membuang sampah ataupun melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kita harus menjaga laut agar tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang,” tegasnya.

‎Ia menilai, menjaga keselamatan dan lingkungan merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan pelayaran. ‎

‎Dalam kesempatan tersebut, Azwar juga menekankan pentingnya keterlibatan tokoh agama dan pengasuh pondok pesantren dalam menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat.

‎Menurutnya, edukasi yang dilakukan pemerintah akan lebih kuat apabila mendapat dukungan dari para kiai dan tokoh agama yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.

‎“Kami menyadari bahwa edukasi keselamatan akan semakin kuat apabila tidak hanya disampaikan oleh instansi pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan dari para kiai dan pengasuh pondok pesantren. Dengan begitu, pesan tentang kedisiplinan, kepedulian, dan keselamatan dapat diterima dengan baik serta menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Baca Juga:  Bapenda Sumenep: Penghapusan Denda PBB-P2 Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat

‎Azwar berharap, melalui kegiatan Syahbandar Bersholawat, para santri semakin memahami pentingnya keselamatan ketika menggunakan transportasi laut sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

‎Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya, kepedulian sebagai kebiasaan, dan menjaga lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai keimanan.

‎“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, menambah wawasan, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan generasi muda yang beriman, disiplin, peduli terhadap keselamatan, dan mencintai lingkungan,” pungkasnya.

‎Melalui kegiatan tersebut, KSOP Kelas IV Kalianget berharap edukasi keselamatan pelayaran dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, sehingga kesadaran untuk mengutamakan keselamatan dan menjaga kelestarian laut semakin tumbuh, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan Kabupaten Sumenep.

Sampai berita ini release kegiatan edukasi keselamatan pelayaran yang dikemas Syahbandar Bersholawat masih berlangsung, dengan beberapa penyampaian oleh narasumber dan dialog interaktif antara santri dan KSOP Kelas IV Kalianget.

Facebook Comments Box

Penulis : A. Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026
KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMPN 2 tentang Keselamatan Pelayaran
Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik
Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh
‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut
VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS
UPTD Pelabuhan Kalianget Lakukan Pengawasan Pemberangkatan Kapal Tujuan Sapudi ‎
Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Syahbandar Bersholawat, KSOP Kalianget Tanamkan Edukasi Keselamatan Pelayaran kepada Santri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:10 WIB

KSOP Kalianget Edukasi Pelajar SMPN 2 tentang Keselamatan Pelayaran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:16 WIB

‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:07 WIB