Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah, Diduga Langgar KIP

- Editorial Team

Senin, 5 Juli 2021 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Kertosari Bersama Salah Satu Pekerja Pemasangan Paving PISEW [foto/rina]

Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Kertosari Bersama Salah Satu Pekerja Pemasangan Paving PISEW [foto/rina]

SITUBONDO, DapurRakyatNews – Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di Desa Kedunglo dan Desa Kertosari Kecamatan Asembagus, menuai protes karena diduga tidak transparan terkait anggaran.

Sasaran program PISEW sesuai dengan Surat Keputusan SK Mentri PUPR No167/KPTS/M/2020 tentang penetapan lokasi dan bantuan kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat Tahun Anggaran 2020 yang terbit pada 5 maret 2020.

Baca Juga : Fasilitas Kesehatan Puskesmas Batang-Batang Diamuk Massa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mentri PUPR Basuki Hadimulyono mengatakan, Program PKT (Padat Karya Tunai) Kementrian PUPR dilaksanakan melalui program pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat atau warga setempat sebagai pelaku pembangunan.

Baca Juga:  Pasca Idul Fitri Kasus Covid19 Alami Lonjakan Signifikan

Sehingga memberi manfaat dalam meningkatkan kapasitas produksi komoditas unggulan serta potensi lokal wilayah setempat. Namun fakta dilapangan berbeda dengan apa yang sudah menjadi keputusan Mentri PUPR Basuki Hadimulyono.

Saat awak media DapurRakyatNews melakukan klarifikasi melalui pesan WhatsApp kepada Pendamping kegiatan PISEW, pihaknya membenarkan perihal program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah TA 2021.

Baca Juga : Akhirnya Pilkades Serentak di Sumenep Ditunda

“Coba tanyakan ke BKAD (Badan Kerjasama Antar Desa_red) nya mbk, karena saya cuma pendamping. tapi memang papan nama itu ada di pencairan termin ke 2 mbk, termin ke 1 pencairannya hanya untuk urugan,” Ujarnya via WhatApp, Senin (5/7).

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Mangaran Lakukan Tracing dan Swab Antigen di Pelabuhan Kalbut

Berdasarkan temuan jajaran LSM Penjara Indonesia Ardiyono, saat turun ke lokasi Desa Kedunglo dan Desa Kertosari diarea tersebut tidak ada papan nama proyek. dan saat dikonfirmasi kepada para pekerja, hanya ada beberapa yang memang warga setempat (Kertosari), dan sebagian lagi dari Desa Asembagus.

Baca Juga:  Untuk menjaga Kamtibmas selama Ramadhan, Polres Situbondo Menggelar Operasi Pekat Semeru 2024

“Bukankah dalam Undang-undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dengan tidak dipasang papan nama, jelas ini sudah melanggar. bagaimana masyarakat bisa tau ini kegiatan apa, dari dinas mana, dan berapa jumlah anggarannya,” Tukas Ardiyono.

Baca Juga : Kelurahan Karangduak Tidak Perlu Takut dan Berlebihan

Dari pemaparan pendamping, imbuh Ardiyono, “sudah jelas termin pertama untuk urukan. tapi fakta yang ada di lapangan berbeda, malah paving sudah terpasang.” Pungkas Ardiyono keheranan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru