Lantik 56 Wali Nagari Terpilih di Pessel, Hendrajoni Tegaskan Pelayanan Prima Tanpa Tebang Pilih

- Editorial Team

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni,

Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni,

‎‎Dapurrakyatnews – Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni, melantik dan mengambil sumpah 32 Wali Nagari terpilih beserta Ketua TP-PKK/TP Posyandu Nagari periode 2026–2034 di Gedung Painan Convention Center (PCC), Selasa (6/1/2026). 

‎Pelantikan ini merupakan lanjutan dari pelantikan sebelumnya terhadap 24 Wali Nagari yang digelar di Kantor Perwakilan Pemda Pesisir Selatan di Tapan.

‎Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa jabatan wali nagari adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik sebagai Wali Nagari terpilih. Jabatan ini adalah amanah yang tidak boleh disia-siakan. Tadi saudara sudah disumpah,” ujar Hendrajoni.

‎Hendrajoni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia Pilwana, jajaran TNI-Polri, serta Forkopimca yang telah berperan aktif menyukseskan pesta demokrasi di tingkat nagari.

Baca Juga:  Seorang Warga Tebing Tinggi Tapan Dinyatakan Hilang saat Mencari Sayur Kangkung

‎Bupati juga mengingatkan bahwa masa jabatan wali nagari berlangsung selama delapan tahun, lebih lama dibandingkan masa jabatan bupati maupun anggota DPRD. Oleh karena itu, ia meminta para wali nagari benar-benar menjalankan amanah dengan adil dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

‎“Segera lakukan konsolidasi, hilangkan sekat-sekat. Jangan ada pelayanan tebang pilih. Wali nagari adalah pelayan masyarakat, berikan pelayanan yang baik dan prima kepada masyarakat,” ucapnya lagi.

‎Selain itu, Hendrajoni menekankan pentingnya pemahaman regulasi serta pengelolaan dana desa secara transparan dan akuntabel. Ia juga meminta agar visi dan program unggulan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dapat diwujudkan hingga ke tingkat nagari.

‎Program unggulan tersebut meliputi lima prioritas berbasis nagari, yakni Nagari Kanyang (ketahanan pangan), Nagari Pandai (pendidikan unggul), Nagari Mangaji (religius dan budaya), Nagari Sehat (kesehatan merata), serta Nagari Sejahtera (ekonomi dan kesejahteraan). Seluruh program itu terintegrasi dalam RPJMD 2025–2029.

Baca Juga:  128 Peserta ikuti Turnamen Domino KATAR KTG Padang Kejai Tapan

‎“Jaga nilai-nilai adat dan budaya ditengah masyarakat, tingkatkan digitalisasi. Nagari tidak boleh tertinggal dan harus menjadi pemerintahan yang modern,” tambahnya.

‎Kepada para istri wali nagari yang dilantik sebagai Ketua TP-PKK dan TP Posyandu Nagari, Hendrajoni juga berpesan agar menjadi penyemangat sekaligus pengingat bagi suami dalam menjalankan tugas.

‎“Jadilah pendamping yang baik, ingatkan suami agar tidak terjerumus pada hal-hal yang tidak baik,” pesannya.

‎Di akhir sambutan, Hendrajoni menegaskan komitmennya untuk bekerja cepat dan melakukan pengawasan langsung ke lapangan.

‎“Tidak ada lagi yang duduk-duduk manis di kantor. Nanti saya akan sidak ke kantor wali nagari. Saya harap wali nagari yang baru dilantik siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Pesisir Selatan yang tumbuh, maju, dan berkembang,” tegasnya.

Baca Juga:  Melanjutkan Agenda Safari Ramadhan, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Kunjungi Kecamatan Talango

‎Pelantikan tersebut, merupakan tindakan lanjutan setelah dilakukannya pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak pada 17 Desember 2025 lalu.

‎Dari total 58 nagari yang melaksanakan Pilwana serentak, sebanyak 56 Wali Nagari telah resmi dilantik. Sementara dua nagari lainnya masih menunggu penyelesaian sengketa hasil Pilwana yang diajukan oleh calon wali nagari.

‎Terkait dua nagari yang masih bersengketa, Hendrajoni menyampaikan bahwa proses tersebut merupakan hak konstitusional para calon. Namun demikian, ia berharap penyelesaiannya tetap mengedepankan aturan hukum yang berlaku dan tetap menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

‎“Saya berharap persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik sesuai regulasi, dan kepada nagari yang bersengketa diharapkan tetap menjaga ketertiban dan keamanan,” pintanya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB