Di Situbondo akan Dibuka 100 Blok Tambang, Ini Pesan Sang Raja Tambang

- Editorial Team

Kamis, 27 April 2023 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pengusaha muda asal Dusun Sokaan, Desa Tribungan Kecamatan Mangaran, HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawy, beberapa pekan ke depan akan membuka usaha pertambangan dengan jumlah fantastis, dan juga akan merekrut banyak tenaga kerja lokal. Jum’at  (27/4/2023).

HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawy yang akrab disapa Bang Lilur, dan juga di kenal dengan sebutan (JATADO) Raja Tambang Situbondo, saat ini memiliki 78 Blok Tambang di Situbondo dan sedang berproses menuju 100 Blok Tambang.

Menurut Lilur , dirinya akan memulai kegiatan penambangan tambang-tambangnya di Situbondo, mulai 1 Juni 2023 langsung di 6 Lokasi tambang. Lalu menyusul akan dioperasikan 7 Lokasi tambang pada Juli, kemudian berturut-turut 10 tambang setiap bulan sejak Agustus, September, Oktober, November.

” Pada 1 Desember total 53 Tambang akan beroperasi di Situbondo “, terang Jatado.

Untuk mengoperasikan 53 Tambang, Raja Tambang Situbondo akan menyiapkan 530 Truk alias 10 Truk di setiap tambangnya. Selain itu saya juga akan menyiapkan 159 alat berat atau 3 unit alat baru.

“Itu semua saya persiapkan guna memperlancar jalannya penambangan ketika nanti beroperasi. Tak hanya itu, saya juga per 1 Juni, akan mempekerjakan 77 Pekerja Asli Situbondo,” katanya.

“Nanti saat 6 tambang sudah beroperasi, akan ada minimal 100 lowongan pekerjaan di berbagai bidang; Sopir, Kernet, Checker, QC, Keamanan, Office Boy ( OB ) dan juga tenaga lain bila nanti dibutuhkan,” tambahnya.

Ia juga menerangkan bahwa, untuk hal-hal terkait lowongan pekerjaan, secara masif akan dikomunikasikan oleh TAMAMI GRUP, yang beralamat di Jl. Argopuro No. 100 depan SMA 1 Panji Situbondo.

Baca Juga:  Salurkan Bantuan Pupuk Gratis, Ini Pesan Kabid Tanaman Pangan Situbondo

Lebih jauh Jatado ( HRM. Khalilur R Abdullah Saahlawy ) menjelaskan ke depan Kabupaten Situbondo akan segera menjelma menjadi daerah dengan 3 Industri baru, yaitu Pertambangan, Perkebunan dan Peternakan.

Pasca lahan yang ditambang harus direklamasi, reklamasinya berupa penanaman pohon. Adapun jenis pohon yang akan ditanam meliputi 3 jenis pohon. Untuk mereklamasi ribuan hektar lahan tambangnya; di antaranya, pohon Lontar, Pohon Aren, dan Pohon Gaharu

“Dari puluhan pertambangan yang saya rencanakan itu, dibutuhkan lahan tambang sekitar 2500 Hektar. Semua itu tentu dibeli secara bertahap oleh raksasa tambang Indonesia di Kalimantan , Sumatera , untuk Sulawesi juga membeli lahan tambangnya secara bertahap,” urainya.

Baca Juga:  Nasabah BPRS Bhakti Sumekar akan mendapatkan Mobil Listrik dan Hadiah Menarik Lainnya? Ini kata Hairil Fajar

Dengan adanya rencana penambangan yang akan segera saya operasikan di Kabupaten Situbondo tercinta ini, bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ((PAD), agar tidak hanya mengandalkan dari Pajak Bumi dan Bangunan ( PBB ) dan Income dari Rumah Sakit. Dengan Pertambangan, Perkebunan dan Peternakan, saya berkeinginan merubah Situbondo lebih baik dari sebelumnya. Kelaparan akibat kekurangan penghasilan, secara bertahap akan hilang seiring banyaknya lapangan pekerjaan dan melubernya sedekah atas nama Tuhan serta Kemanusiaan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, setelah ribuan hektar perkebunan itu berusia 3 hingga 4 tahun, di area tersebut akan dilepas liarkan hewan – hewan ternak piaraan, sapi dan kambing.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB