Dinas Peternakan Situbondo Gandeng TNI-Polri, Perketat Pengawasan untuk Kendalikan PMK

- Editorial Team

Sabtu, 18 Januari 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Langkah tegas dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo, dalam memutus rantai penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, pemerintah menggandeng TNI-Polri untuk mengawal penutupan sementara operasional Pasar Hewan Situbondo (Pasar Sabtuan) di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Sabtu (18/1/2025).

Penutupan pasar yang dimulai sejak 13 Januari hingga 2 Februari 2025 ini, dilakukan sesuai Surat Edaran Bupati Situbondo Nomor 100.3.4.2/11/431.318/2025. Kegiatan tersebut berlangsung tertib, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Drs. Achmad Junaidi, M.Si, Camat Panarukan Ali Munir, S.ST., M.M, Kapolsek Panarukan Iptu Adri Yuwantoro, serta Batuud Koramil 0823/05 Panarukan Pelda Sulaiman.

Pada pelaksanaannya, Babinsa Desa Sumberkolak Serka Eko Wahyudi dan Bhabinkamtibmas Desa Sumberkolak Briptu Rifki aktif memberikan imbauan humanis kepada para pedagang ternak yang datang ke pasar. Mereka mengajak pedagang untuk meninggalkan lokasi dengan pendekatan persuasif, yang diawali dengan apel bersama dipimpin Kapolsek Panarukan.

Baca Juga:  Gelar Dies Natalis Ke 41, Rektor Unars ajak Mahasiswa untuk Mandiri

Untuk memperketat pengawasan, penyekatan dilakukan di dua titik strategis, yaitu pertigaan Indomaret Desa Sumberkolak dan pertigaan Bengkel Mobil Pahala Desa Kotakan. Upaya ini bertujuan mencegah pedagang ternak memasuki area pasar, sehingga rantai penyebaran PMK dapat dihentikan.

Penutupan Pasar Hewan selama 21 hari ini adalah bentuk kewaspadaan dini terhadap penyebaran PMK, yang berpotensi merugikan peternak. Selama masa penutupan, seluruh petugas dari Polres Situbondo, Polsek Panarukan, Koramil 0823/05 Panarukan, dan koordinator pasar terus berkoordinasi untuk memastikan suasana kondusif.

Baca Juga:  Bupati bersama Ketua DPC Partai Demokrat Situbondo, Lepas Gerak Jalan Santai di Lingkungan Krajan Dawuhan. 

Langkah kolaboratif ini mendapatkan dukungan luas dari masyarakat. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Situbondo, Achmad Junaidi, menegaskan bahwa pendekatan humanis dan persuasif menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kebijakan ini.

Dengan semangat sinergi dan kerja sama, Situbondo optimistis dapat mengendalikan penyebaran PMK demi kesejahteraan peternak dan keberlanjutan sektor peternakan di wilayah tersebut.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru