Berikut Harapan Bupati Sumenep Saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan TMMD ke 121

- Penulis

Rabu, 24 Juli 2024 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsjudo saat memeriksa pasukan peserta upacara pembukaan TMMD ke 121 di lapangan Adhirasa Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsjudo saat memeriksa pasukan peserta upacara pembukaan TMMD ke 121 di lapangan Adhirasa Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Pemkab Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 121, dengan tema Darma bakti TMMD mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah, yang digelar di lapangan Adhirasa Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dalam sambutan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo,
Mengapresiasi kepada semua pihak yang telah bersinergi, untuk menggelar kegiatan TNI manunggal membangun desa tahun 2024 di kabupaten sumenep ini.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan meningkatkan jalinan kemitraan lintas sektor dengan masyarakat, dalam upaya meningkatkan perbaikan kualitas sarana dan prasarana lingkungan masyarakat yang dibutuhkan. Khususnya di Desa Buddi Kecamatan Arjasa sebagai lokasi TMMD tahun 2024,” kata Bupati yang juga bertindak sebagai Inspektur upacara. Rabu (24/7/2024).

Menurutnya, TMMD merupakan program lintas sektoral yang telah dilaksanakan mulai tahun 1980. Kegiatan ini senantiasa dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan TNI, Kementerian lembaga Pemerintah non Kementerian, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah serta masyarakat.

“Kegiatan TMMD yang dilaksanakan setiap tahun, senantiasa direncanakan secara bertahap dari bawah ke atas. Hal ini dilakukan untuk menampung aspirasi dan kebutuhan masyarakat di daerah, yang difokuskan pada dua sasaran utama, yaitu sasaran fisik dan non fisik,” ujarnya.

Untuk sasaran fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum. Sedangkan sasaran kegiatan non fisik diarahkan untuk mendorong tumbuhnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kondisi sosial kemasyarakatan, kehidupan berbangsa dan bernegara yang didalamnya mengandung hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Oleh karena itu, untuk mencapai keberhasilan dalam program kegiatan TMMD ini, sangat ditentukan oleh kerjasama yang erat dari semua instansi lintas sektoral terkait dan partisipasi aktif dari seluruh komponen masyarakat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut ada 2 hal yang ditekankan oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, pertama, keberadaan TNI di tengah masyarakat selama pelaksanaan TMMD ini, diharapkan dapat memberikan semangat kebersamaan dan gotong royong yang saat ini mulai memudar.

“Semangat ini hendaknya terus dipupuk dan ditumbuhkembangkan dalam kehidupan masyarakat sebagai identitas khas masyarakat indonesia. Kedua, adanya kegiatan penyuluhan, pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat pada kegiatan TMMD, hendaknya mempunyai dampak jangka panjang dalam membentuk karakter dan identitas nasionalisme masyarakat,” tutupnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep (baju putih) saat membacakan laporan pelaksanaan TMMD kepada Bupati Sumenep

Sebelumnya, Anwar Syahroni Yusuf Kepala DPMD Sumenep melaporkan bahwa TMMD digelar berdasarkan surat telegram Danrem 084 Bhaskara Jaya nomor : ST/25/2024 tanggal 16 Januari 2024, tentang perintah merencanakan dan melaksanakan kegiatan program TMMD tahun anggaran 2024.

“Pelaksanaan TMMD dimulai sejak tanggal 24 Juli sampai dengan 22 Agustus 2024, yang ditempatkan di Desa Buddi, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep. Dengan rincian peserta daru beberapa unsur, TNI 132 orang, Polri 30 orang, pemkab Sumenep 40 orang dan dari masyarakat 100 orang, jumlah keseluruhan 302 orang,” terangnya.

Sedangkan untuk sasaran kegiatannya adalah pembangunan jalan rabat dengan panjang 300 meter dengan lebar 2,85 meter dan Plengsengan tembok penahan tanah dengan volume tinggi 30 cm dengan lokasi di Dusun Batu Tali Desa Buddi, Kecamatan Arjasa.

Pembangunan jalan rabat panjang 300 meter lebar 1,50 meter lokasi jalan Kampung penghubung Pembangunan jalan laten panjang 300 meter lebar 2,60 meter, Pembangunan MWK dan pemasangan teras atap dan pemasangan keramik menuju tempat wudhu di Masjid Darussalam Dusun Tembang, Desa Buddi Kecamatan Arjasa. 2 Rehap RTLH di desa Buddi dengan lebar 5 meter dengan panjang 7 meter.

“Selain pembangunan fisik, sasaran non fisik yaitu berupa penyuluhan dan sosialisasi diantaranya ada penyuluhan tentang bahaya Narkoba dan Hukum, Penyuluhan Sertifikat Tanah, dan penyuluhan Kesehatan,” pungkasnya.

Sementara ditempat yang sama Dandim Sumenep juga menyampaikan, bahwa waktu pelaksanaan TMMD 30 hari, maka terhitung hari ini semua sasaran harus sudah selesai, sehingga tanggal 24 Agustus 2024, akan lakukan penutupan.

“Selain itu, berdasarkan intruksi penanggung jawab TMMD di Jakarta, semua satgas TMMD harus membaur dengan masyarakat, dan mereka juga dibekali dengan uang makan, maka uang makan tersebut diserahkan kepada keluarga yang ditempati untuk dimasak dan dinikmati dengan keluarga yang ditempati,” tutup Dandim yang juga mengakhiri seluruh rangkaian pembukaan TMMD Ke 121.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB