Dinas PUPR Pessel Segera Perbaiki Infrastruktur yang Rusak Pasca Bencana

- Editorial Team

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska saat meninjau jembatan yang rusak parah akibat bencana banjir di Pesisir Selatan, pekan lalu.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska saat meninjau jembatan yang rusak parah akibat bencana banjir di Pesisir Selatan, pekan lalu.

Dapurrakyatnews,- Bencana Alam Banjir Bandang dan Longsor yang terjadi di Wilayah Kabupaten Pesisir Selatan, membuat Infrastruktur Jalan dan Jembatan rusak parah.

Dari data sementara yang diterima ada sebanyak 13 titik ruas jalan yang mengalami rusak parah, dan jembatan ada 8 titik yang rusak parah di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), akibat banjir bandang pada Jumat (7/3/2024) lalu.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan, Fahresi Eka Siska, ST.,MT mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki akses jalan yang rusak pasca bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari data sementara ada sebanyak 13 titik ruas jalan di Pesisir Selatan mengalami rusak parah, yang tersebar di seluruh kecamatan yang terdampak.

Baca Juga:  Truk Bermuatan Sawit Tabrak Rumah di Pesisir Selatan, Ibu dan Anak Balita Meninggal

“Ya, kita sudah melakukan pendataan kerusakan yang berada di kabupaten Pesisir Selatan. Untuk anggarannya yang diperkirakan berkisar Rp 48 miliar,” ungkap Eka pada awak media. Rabu (20/3/2024)

Lanjutnya, kita upayakan, jika jalan nasional kita koordinasi dengan Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN). Jika jalan provinsi, kita koordinasikan dg BMCKTR Sumbar. Jika jalan kabupaten kita upayakan melalui APBD secara bertahap dan melalui BNPB.

Ia menjelaskan, selebihnya bakal dibantu melalui anggaran pusat sesuai dengan instruksi Menteri PUPR RI.

“Kalau untuk jalan statusnya kabupaten kita siapkan anggaran secara bertahap sebesar 28 miliar, dan selebihnya dibantu pusat seperti yang telah diintruksikan bapak menteri saat berkunjung kemarin,” jelasnya.

Baca Juga:  Jaksa kembali Menahan 1 Orang Tersangka Korupsi Pengadaan Kapal PT Sumekar

Kemudian, pemerintah juga bakal memperbaiki jembatan gantung yang rusak pasca diterjang banjir, yang mana ada sekitar 12 jembatan gantung yang rusak parah.

Dimana, jembatan yang rusak berat akibat banjir yang bakal segera diperbaiki diantaranya, jembatan gantung Pelangai gadang, Malerang, Koto Pulai, Lumpo, Koto Rawang, Jembatan Gantung Cable Stay Duku, Sungai Tanu, dan jembatan Kampuang Tanjuang Duku.

“8 jembatan yang rusak berat tersebut, perbaikkannya bakal ditanggung juga oleh Kementerian PUPR RI,” tuturnya.

Setelah itu lanjutnya, 4 jembatan gantung lagi bakal ditanggung pembiayaannya oleh BNPB dan tim balai serta BNPB sudah turun untuk mempersiapkan anggaran pembiayaannya.

“Tim Balai dan BNPB sudah turun dan melakukan pengecekkan untuk mempersiapkan pembiayaan ke lokasi. Dan itu bakal dikerjakan segera mungkin sesuai instruksi menteri, Insya Allah secara bertahap dalam tahun ini sudah selesai diperbaiki,”katanya.

Baca Juga:  7 Hari Pencarian Orang Hilang Tenggelam di Pessel Hasilnya Nihil, Tim SAR Tambah Waktu 2 Hari

Lanjutnya lagi, untuk akses jalan Batu Bala menuju langgai kini sudah bisa dilewati, dan sampai sekarang alat berat PU masih bekerja untuk membersihkan material longsor.

“Ya, alat berat sudah bekerja sejak kemarin, membersihkan material longsor akses jalan menuju langgai, dan kita berharap proses pemulihan ini segara terealisasi, dan kita minta kepada masyarakat untuk bersabar karena seluruh pihak tengah berupaya dalam proses pemulihan secara bertahap, kita yakin dalam tahun ini selesai seluruhnya,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ribuan Warga Sapudi Meriahkan QRIS Jalan Sehat VIRAL Sumenep 2026

Minggu, 11 Okt 2026 - 10:07 WIB