KPM Terdegradasi, Keluarga Pra Sejahtera menjerit

- Editorial Team

Sabtu, 3 April 2021 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo: Beng Rusyati bersama suaminya

Photo: Beng Rusyati bersama suaminya

SITUBONDO, DapurRakyatNews – Salah satu keluarga Pra Sejahtera, Beng Rusyati yang sebelumnya terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Besuki Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Saat ini sudah tidak bisa merasakan manfaat Bansos dari pemerintah, karena statusnya sebagai KPM sudah terdegradasi.

Dilihat dari salah satu dokumentasi yang berupa foto nampak Beng Rusyati tersebut suaminya bekerja sebagai tukang becak yang memiliki penghasilan dibawah rata-rata dan Omrani yang sudah lansia. Kamis (01/04/2021)

Baca Juga:  R. Agus Junaidi Ketua J.P.K.P Sumenep; Janji Politik Hukumnya Wajib di Penuhi

Beng Rusyati, mengatakan bahwa dirinya sudah berkali-kali mengecek kartu BPNT nya ke e-Warung namun didalam tidak terlihat saldo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah dua kali mengecek kartu ke e-Warung namun tidak ada saldonya,” Ucapnya.

Lebih lanjut, Beng Rusyati berharap kepada pemerintah Kabupaten Situbondo bahwa dirinya diberikan hak yang sama dengan warga miskin lainnya.

Baca Juga:  Peringatan Maulid Nabi di SMKN 1 Rahul: Teladani Akhlak Rasulullah untuk Generasi Emas 2045

“Suami saya hanya berkerja sebagai tukang becak, saya berharap pemerintah Situbondo memberikan hak yang sama terhadap saya karena yang lain kartu BPNT nya cair,” Ungkap istri tukang becak itu.

Omrani mengatakan, bahwa permasalahannya sama dengan Beng Rusyati yang saldo BPNT nya tidak ada.

“Kartu BPNT saya sudah dicek dan tidak ada saldonya,” Ucapnya.

Selanjutnya, Omrani berharap kepada pemerintah untuk bisa mengaktifkan kembali kepesertaannya.

Baca Juga:  Lagi-Lagi...! RSUD Moh Anwar Sumenep Mengecewakan

“Saya berharap pemerintah bisa mengaktifkan kembali kartu saya,” Pungkasnya.

Berdasarkan pemantauan media ini dilapangan bahwa, kedua warga miskin tersebut bertempat tinggal di Jl. Sepudi Pecinan Rt/Rw 004/004 Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Baca Juga : Nenek Muawena Hidup Dalam Ancaman Kematian, Kran Donasi Kami Buka

Pewarta: Syakuro
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Berita Terbaru