PUTR Sumenep Bentuk Satgas Khusus Menangani Banjir dan Infrastruktur

- Editorial Team

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUTR Sumenep, Ir. Eri Susanto. MS.i,

Kepala Dinas PUTR Sumenep, Ir. Eri Susanto. MS.i,

Dapurrakyatnews – Dalam upaya meningkatkan respons cepat terhadap persoalan infrastruktur dan bencana, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang memiliki fungsi khusus sesuai bidangnya.

Pembentukan satgas ini bertujuan untuk memastikan penanganan yang lebih terarah, cepat, dan efisien terhadap persoalan teknis yang kerap dihadapi di wilayah Kabupaten Sumenep, terutama saat musim hujan yang rawan banjir.

Kepala Dinas PUTR Sumenep, Ir. Eri Susanto. MS.i, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengorganisir tiga kelompok Satgas berdasarkan fungsi dan wilayah kerjanya, yaitu:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

*Satgas Merah, yang memiliki tugas utama membersihkan jalur drainase agar aliran air tetap lancar dan tidak tersumbat sampah maupun lumpur.

Baca Juga:  Kadus Tegal Cina Mlandingan Wetan Programkan Kesejahteraan Masyarakat

*Satgas Hijau, yang fokus pada pembersihan Kali Marengan sebagai salah satu sungai besar yang berperan penting dalam sistem drainase kawasan.

*Satgas Kuning, yang menangani perbaikan jalan, termasuk penambalan lubang, perbaikan badan jalan rusak, serta pemeliharaan akses jalan yang terdampak banjir.

Saat ini, ketiga satgas tersebut tengah dikerahkan secara intensif, untuk menanggulangi banjir yang melanda sejumlah titik di Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu. Meskipun curah hujan mulai menurun, potensi banjir masih cukup tinggi mengingat kondisi drainase dan tanggul di beberapa wilayah masih dalam tahap penanganan.

Baca Juga:  Satuan Polisi Pamong Praja lakukan Sosialisasi DBHCHT bersama Kelompok Informasi Masyarakat

“Wilayah yang terdampak paling parah saat ini berada di perbatasan Desa Nambakor dan Patean, serta di Desa Kebunagung,” ungkap Eri.

Ia pun mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air maupun bantaran sungai, karena kebiasaan ini menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir.

“Saluran air itu bukan tempat sampah, tapi jalur vital untuk aliran air hujan. Jika tersumbat, air meluap dan banjir pun tak bisa dihindari,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kerusakan tanggul di Kali Anjuk, Desa Kebunagung, yang beberapa kali jebol karena ulah sebagian warga yang melubangi tanggul untuk memasukkan pipa guna keperluan air di musim kemarau. Eri mengingatkan bahwa tindakan ini sangat berisiko karena melemahkan struktur tanggul.

Baca Juga:  Viral Kepala Desa Njaluk THR, Achmad Fauzi Sudah Mengantisipasi

“Jika ingin mengambil air, gunakan pompa dari atas tanggul, jangan melubangi tanggul, karena saat hujan deras, lubang-lubang itu menjadi titik rawan jebol,” ujarnya.

Pembentukan Satgas PUTR ini menjadi langkah strategis Pemkab Sumenep untuk membangun sistem penanganan infrastruktur yang lebih tanggap, profesional, dan kolaboratif.

Keberadaan satgas ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan saat terjadi bencana, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pemeliharaan infrastruktur jangka panjang yang berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB