Program BERANTAS Resmi Diluncurkan, Masyarakat Situbondo Kini Bisa Berobat Gratis

- Editorial Team

Jumat, 21 Maret 2025 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Situbondo resmi meluncurkan Program Berobat Tanpa Batas (BERANTAS). Program ini merupakan inisiatif Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, dan Wakil Bupati Ulfiyah, yang bertujuan memberikan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat.  Jumat (21/3/2025)

Dengan konsep Universal Health Coverage (UHC), Program BERANTAS memungkinkan warga berobat secara gratis di berbagai fasilitas kesehatan, baik negeri maupun swasta, di Situbondo maupun di seluruh Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Salah satu keunggulan Program BERANTAS adalah kemudahan akses. Warga tidak perlu lagi mengurus dokumen tambahan di balai desa atau kecamatan. Cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) di rumah sakit atau puskesmas, mereka bisa langsung mendapatkan layanan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Kemudahan ini telah dirasakan oleh Muhammad Zainullah (40), warga Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan.

“Sebelumnya, saya selalu khawatir dengan biaya pengobatan. Sekarang, janji Mas Rio dan Mbak Ulfi benar-benar terbukti. Pelayanannya mudah, dan semua biaya pengobatan gratis tanpa biaya sepeser pun,” ujarnya.

Petugas Dinas Kesehatan Situbondo, Bu Dewi, menjelaskan bahwa Program BERANTAS sudah memenuhi standar UHC, sehingga dapat digunakan di seluruh rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baik di dalam maupun luar daerah.

“Program ini tidak hanya berlaku di rumah sakit daerah, tetapi juga di rumah sakit luar daerah yang menjadi mitra BPJS. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakannya,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Situbondo, Pemulihan Ketahanan Ekonomi dan Sosial Menjadi Perhatian Serius

Program BERANTAS tidak hanya memberikan layanan kesehatan gratis, tetapi juga berfokus pada pemerataan akses layanan medis, terutama bagi masyarakat di pedesaan dan daerah terpencil. Layanan yang ditanggung meliputi pemeriksaan dasar, pengobatan, operasi kecil hingga besar, serta rawat inap.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Situbondo juga tengah menyiapkan Program BERANTAS Plus, yang akan mencakup penyakit yang belum ditanggung BPJS. Saat ini, regulasi program tersebut masih dalam proses penyusunan Peraturan Bupati (Perbup).

Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemerintah Kabupaten Situbondo mengalokasikan APBD sebesar Rp 52 miliar per tahun, Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, dr. Sandy Hendrayono, menegaskan bahwa program ini akan terus berjalan dengan dukungan anggaran yang memadai.

“Jika ada warga yang belum terdaftar BPJS dan membutuhkan layanan kesehatan, mereka tetap bisa berobat gratis. Petugas akan langsung mendaftarkan kepesertaan BPJS secara otomatis,” ungkapnya.

Baca Juga:  Polres Pesisir Selatan Kerahkan 116 Personil Dalam Operasi Ketupat Singgalang 2024

Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, M. Faisol, juga menyatakan dukungannya terhadap program ini dan memastikan koordinasi terus dilakukan untuk memperluas cakupan layanan BPJS, termasuk untuk 144 jenis penyakit yang belum ditanggung.

“Program BERANTAS bisa digunakan di seluruh Puskesmas dan RSUD di Situbondo, serta rumah sakit swasta yang bekerja sama dengan BPJS, baik di dalam maupun luar kabupaten,” jelas Faisol.

Dengan hadirnya Program BERANTAS, masyarakat Situbondo kini tidak perlu lagi khawatir terhadap biaya kesehatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kesehatan agar lebih mudah diakses oleh semua kalangan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru