Babinsa Koramil Panarukan Bersama PPL dan Gapoktan Ubah Lahan Terbengkalai Jadi Sawah Produktif

- Editorial Team

Rabu, 13 November 2024 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Babinsa Koramil 0823-05 Panarukan, Serka M. Arif, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Ibu Ina Kusweni dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Gelung, memulai sebuah inisiatif besar untuk mengubah lahan tidak produktif menjadi sawah yang dapat mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut. Pada Rabu (13/11/2024).

Mereka bersama-sama mengerjakan lahan seluas satu hektar, milik Haji Dafit, yang selama ini terbengkalai dan tidak dimanfaatkan.

Serka Arif menjelaskan, langkah ini merupakan hasil koordinasi antara Babinsa, PPL dan Gapoktan dalam rangka memanfaatkan potensi lahan yang ada.

“Lahan ini dulunya merupakan kebun yang tidak terkelola dengan baik. Melalui sinergi antara pihak terkait, kami berupaya mengubahnya menjadi lahan pertanian yang produktif, dan rencananya akan ditanami padi,” ujarnya.

Bapak Haji Dafit, pemilik lahan, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Babinsa, PPL, dan kelompok tani.

“Lahan saya ini sudah lama terbengkalai. Saya sangat berterima kasih atas bantuan dari Babinsa dan teman-teman dari PPL serta kelompok tani yang telah memberi semangat dan membantu mengubahnya menjadi lahan produktif. Ini akan sangat bermanfaat bagi saya dan masyarakat sekitar,” tutur Bapak Haji Dafit.

Baca Juga:  Melantik Ratusan Aparatur Sipil Negara, Ini Pesan Bupati

Dalam proses pengerjaan tersebut, para petani dan penyuluh pertanian bekerja sama untuk menyiapkan lahan, mempersiapkan bibit padi, serta melakukan perawatan agar tanaman dapat tumbuh optimal. Diharapkan, setelah ditanami, lahan tersebut bisa memberikan hasil yang maksimal, yang pada gilirannya akan mendukung ketahanan pangan desa Gelung.

Baca Juga:  Penemuan Diduga Sabu 35 Kg Gegerkan Perairan Masalembu, Terbesar dalam Sejarah Madura

Ke depan, diharapkan inisiatif serupa dapat terus dikembangkan, sehingga lebih banyak lahan terbengkalai di wilayah Situbondo, dapat diberdayakan untuk kepentingan pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

“Langkah ini juga menjadi contoh positif bagi desa-desa lain dalam mengelola sumber daya alam yang ada, untuk meningkatkan produksi pertanian lokal,” pungkasnya.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru