Kapal Cepat Express Bahari: Menjadi Peluang Emas untuk Menggali Potensi Wisata Kepulauan Sapudi dan Raas

- Editorial Team

Senin, 14 Oktober 2024 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Dengan telah beroperasinya kapal cepat Express Bahari yang melayani rute ke Kepulauan Sapudi dan Raas, harapan besar tertuju pada peningkatan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan layanan publik di wilayah tersebut.

Keberadaan kapal ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi berbagai sektor, termasuk pariwisata lokal.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Sumenep, Yayak Nurwahyudi, saat dalam perjalanan menuju Pulau Sapudi, setelah lounching.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi wisata di Kepulauan Sapudi dan Raas, yang hingga kini mungkin belum tergali secara maksimal, memiliki peluang besar untuk dikembangkan,” kata Yayak Nurwahyudi mengawali percakapan dengan dapurrakyatnews. Minggu (13/10/2024).

Kapal cepat Express Bahari, dengan jadwal yang sangat mendukung, terutama pada hari Sabtu dan Minggu, menjadi momentum yang tepat bagi masyarakat setempat untuk mulai menggali dan menawarkan berbagai paket wisata.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Serahkan Sertifikat Tanah dari Program PTSL di Pasongsongan

“Dengan adanya akses transportasi yang lebih mudah, wisatawan diharapkan semakin tertarik untuk menjelajahi keindahan alam dan kekayaan budaya yang ada di kepulauan tersebut,” ujarnya.

Yayak Nurwahyudi, menekankan, jadwal keberangkatan kapal cepat ini sangat mendukung promosi pariwisata yang ada di kedua Pulau tersebut.

“Dengan begitu, masyarakat memiliki peluang besar untuk menawarkan paket wisata yang dirancang khusus, untuk mengakomodasi kunjungan di akhir pekan, yang biasanya menjadi waktu liburan bagi wisatawan domestik,” terangnya.

Menurutnya, Kepulauan Sapudi dan Raas menyimpan banyak potensi wisata alam yang menunggu untuk dijelajahi. Keindahan pantai, pemandangan laut yang memukau, serta budaya lokal yang kaya dapat menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan. Selain itu, kekayaan laut yang melimpah, seperti terumbu karang, ikan-ikan eksotis, dan ekosistem bawah laut lainnya, menawarkan peluang untuk pengembangan wisata bahari, termasuk snorkeling, diving, dan wisata memancing.

Baca Juga:  Sejarah Baru, Dispertangan Lepas Duo Mr Kumis di Gedung Serba Guna Pasir Putih

“Dengan menjual paket wisata yang terfokus pada eksplorasi keindahan alam dan kekayaan laut ini, masyarakat setempat dapat menggali sumber pendapatan baru yang berkelanjutan,” tambahnya.

Wisatawan dapat ditawarkan berbagai pilihan paket, mulai dari paket sehari untuk menjelajahi pantai dan menikmati kuliner lokal seperti bakar ikan fresh dari laut, hingga paket beberapa hari yang mencakup aktivitas menyelam, menginap di homestay, serta berinteraksi dengan masyarakat lokal.

“Pengembangan sektor pariwisata ini, tentunya akan membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan, masyarakat dapat membuka berbagai usaha, mulai dari jasa transportasi, pemandu wisata, penyewaan peralatan snorkeling dan diving, hingga kuliner khas lokal.

Baca Juga:  Trayek Jalur Laut Celukan Bawang ke Sapeken akan Jadi Reguler. Untuk Kepulauan Raas, Ini kata Bupati Sumenep
Yayan Nurwahyudi (Topi dan Jaket hitam) bersama Forkopimka Kecamatan Gayam, dengan latar belakang kapal cepat Express Bahari.

“Homestay dan penginapan juga akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, seiring dengan kebutuhan tempat tinggal bagi wisatawan, yang ingin menikmati suasana alam di kepulauan tersebut,” terangnya.

Ia menambahkan, dengan adanya pningkatan kunjungan wisata, juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru, sekaligus mengangkat kualitas hidup masyarakat setempat.

“Dengan demikian, keberadaan kapal cepat Express Bahari bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi pintu gerbang bagi pengembangan ekonomi berbasis pariwisata, yang dapat mengangkat kesejahteraan masyarakat di Kepulauan Sapudi dan Raas,” tambahnya.

“Pada akhirnya, jika masyarakat mampu menggali dan memanfaatkan potensi wisata yang ada dengan baik, bukan tidak mungkin Kepulauan Sapudi dan Raas akan menjadi destinasi wisata favorit, yang pada gilirannya akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru