Trayek Jalur Laut Celukan Bawang ke Sapeken akan Jadi Reguler. Untuk Kepulauan Raas, Ini kata Bupati Sumenep

- Editorial Team

Senin, 22 April 2024 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media tentang trayek Celukan Bawang.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media tentang trayek Celukan Bawang.

Dapurrakyatnews – Untuk mengurai penumpukan penumpang dalam rangka angkutan lebaran mudik dan balik, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menggelar mudik gratis, dari Pelabuhan Celukan Bawang Bali menuju Kepulauan Sapeken dan Kepulauan Raas, Kabupaten Sumenep.

Sebelumnya, di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi dan Pelabuhan Jangkar Situbondo, menjelang lebaran dan pasca lebaran selalu terjadi penumpukan penumpang.

Namun pasca angkutan lebaran, banyak masukan dan harapan dari masyarakat, agar trayek angkutan jalur laut tersebut bukan hanya saat menjelang dan pasca lebaran, namun untuk dijadikan trayek permanen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kepada sejumlah awak media menyampaikan jika rute dari Pelabuhan Celukan Bawang menuju Kepulauan Sapeken dan Kepulauan Raas memang menjadi atensi khusus dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Heboh, Ratusan Masyarakat Padati Posko DLH Di Alun - alun Situbondo.

“Karena saat lebaran kemarin memang terbukti, dapat mengurai kepadatan penumpang yang akan mudik lebaran,” kata Bupati. Senin (22/4/2024).

Menurut Bupati, pihaknya tidak menampik jika banyak pihak yang meminta agar ke 2 trayek tersebut, untuk dijadikan trayek angkutan laut reguler, bukan hanya sebagai trayek angkutan lebaran.

“Untuk trayek dari Pelabuhan Celukan Bawang menuju Kepulauan Sapeken, kemungkinan akan diteruskan untuk menjadi jalur reguler,” ungkapnya.

Namun untuk trayek dari Pelabuhan Celukan Bawang menuju Kepulauan Raas, nanti akan kita bicarakan lagi kepada kementrian perhubungan sebagai regulator.

Baca Juga:  Bapenda Sumenep Terus Bergerak Lakukan Sosialisasi Pembayaran Pajak Daerah Non Tunai dan Penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2

“Karena untuk trayek baru pasti memerlukan perhitungan yang matang, terutama pola kerja dan karakter ekonomi masyarakat Raas apakah sama dengan masyarakat Sapeken,” ujarnya.

“Karena pola kerja masyarakat Sapeken bepergian ke Provinsi Bali digunakan untuk perdagangan,” imbuhnya.

Jadi meraka ke Bali untuk menyelesaikan urusannya untuk berdagang dan selesai urusan langsung kembali, oleh karena itu diperlukan angkutan reguler.

“Untuk Kepulauan Raas pasti akan kami lakukan komunikasi dan kajian, jangan sampai nanti kalau ada trayek reguler dari Kepulauan Raas malah tidak ada penumpangnya,” ucapnya.

Kita akan lakukan serap aspirasi dengan masyarakat Raas yang ada di Bali, karena sepengetahuan kami karakteristik masyarakat Raas jika sudah berada di luar Sumenep, jarang pulang, baru menjelang hari raya mereka kembali ke Raas untuk berkumpul dengan keluarganya.

Baca Juga:  Bupati Achmad Fauzi, Menggelar Pisah Sambut Kapolres Sumenep

“Yang pasti kita akan mencoba, apakah ada Masyarakat Raas yang pola kerjanya setiap minggu pulang, setiap bulan pulang,” tambahnya.

Nanti akan kita komunikasikan dengan paguyuban masyarakat Raas yang ada di Bali, dan itu sudah kami lakukan (komunikasi) dengan mereka, saat akan menghadap kementerian untuk meminta angkutan jalur laut dari Celukan Bawang menuju Kepulauan Raas.

‘Kita doa kan saja semoga semuanya sesuai dengan harapan masyarakat,’ pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru