Bapenda Sumenep Terus Bergerak Lakukan Sosialisasi Pembayaran Pajak Daerah Non Tunai dan Penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2

- Editorial Team

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubid Penagihan dan Penyelesaian Keberata Ahmad Afifi, SE, M.Si saat menyerahkan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024 kepada Camat Kangayan Nurullah, S.H., M.H.

Kasubid Penagihan dan Penyelesaian Keberata Ahmad Afifi, SE, M.Si saat menyerahkan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024 kepada Camat Kangayan Nurullah, S.H., M.H.

Dapurrakyatnews – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, menggelar sosialisasi pembayaran pajak daerah secara non tunai dan sekaligus penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024.

Bapenda Sumenep terus bergerak melakukan sosialisasi baik di Sumenep Daratan maupun di Sumenep Kepulauan, dalam rangka meningkatkan PAD Pendapatan Asli Daerah.

Kali ini Bapenda Sumenep melakukan sosialisasi pembayaran pajak non tunai di Kecamatan Kangayan, yang digelar di Pendopo Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi, S.Sos., M.Si melalui Kasubid Penagihan dan Penyelesaian Keberatan Ahmad Afifi, SE, MSi, mengajak kepada kepala desa dan masyarakat disiplin, dalam membayar pajak dan penyerahan SPPT, DHKP, PBB-P2 tahun 2024.

Baca Juga:  Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Mendapatkan 2 Penghargaan dari Bupati Sumenep

“Selain itu, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan stekholder, desa dan tokoh yang ada di sini, dalam rangka pembayaran pajak daerah secara non tunai,” katanya. Sabtu (10/8/2024).

Untuk pembayaran PBB di Kabupaten Sumenep, sudah banyak kanal untuk membayar PBB, tidak usah datang ke kantor, tetapi sudah didorong kepada perbankan, melalui teller, ATM dan Mobil Banking juga ke agen agen yaitu seperti Alfamart, Indomart dan beberapa beberapa lainnya, termasuk juga Tokopedia, OVO dan PT Pos, sudah bisa menjadi sarana untuk pembayaran PBB.

“Dalam kegiatan ini, sengaja kita menghadirkan kepala desa dalam rangka mendorong bagaimana desa melalui Bumdes nya menjadi agen Laku Pandai di desa, menjadi mitra perbankan di desa.

“Sehingga pembayaran PBB dapat dilakukan di desa secara non tunai dan sudah bisa dilakukan di masing-masing desanya,” tutupnya.

Baca Juga:  Ambulan Laut: Solusi Akses Kesehatan di Kepulauan Sumenep

Sementara itu ditempat yang sama Camat Kangayan, Nurullah, SH, menyampaikan bahwa, membayar pajak merupakan kewajiban dari setiap warga negara.

Baca juga : Bapenda Sumenep Lakukan Sosialisasi Pembayaran Pajak Non Tunai Kepada 19 Desa di Kecamatan Arjasa

Hal tersebut sesuai dengan pasal 23A Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 telah mengatur bahwa pajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara di atur dalam undang undang

“Sesuai dengan Undang-undang nomor 16 tahun 2009, sebagai warga negara yang telah ditetapkan secara sah oleh hukum sebagai wajib pajak, memiliki kewajiban yang bersifat memaksa untuk membayar pajak, seperti halnya PBB yang menjadi pajak langsung,” kata Camat Kangayan Nurullah.

Baca Juga:  Memperingati Isra Mi'raj ini Pesan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Dirinya mengakui bahwa, banyak PBB yang masih ada tunggakan dari tahun ke tahun, dan pihak pemerintah mempunyai inisiatif bagaimana masyarakat bisa membayar pajak sebagai warga negara.

“Dengan membayar pajak ada suatu manfaat tersendiri seperti, mempunyai hukum tetap kepemilikan terhadap tanah dan bangunan,” jelasnya.

Selain itu, mantan Sekretaris kecamatan Sapeken menambabkan, apabila sudah mempunyai hukum tetap mengenai hak kepemilikan tanah, maka tidak akan ada suatu persengketaan lagi tentang lahan tersebut.

“Kami juga berharap agar kepada desa yang ada di Kecamatan Kangayan, untuk turut aktif meningkatkan PAD Desa nya melalui BUMDes, untuk menjadi agen di desanya dalam rangka membantu dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan non tunai,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru