Diduga Pekerjaan tidak Sesuai RAB Warga Minta Dinas Terkait Lakukan Audit

- Editorial Team

Rabu, 17 Juli 2024 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indiono dari LSM Teropong saat melakukan pengukuran pekerjaan aspal yang dilakukan oleh Dinas PUPP Kabupaten Situbondo

Indiono dari LSM Teropong saat melakukan pengukuran pekerjaan aspal yang dilakukan oleh Dinas PUPP Kabupaten Situbondo

Dapurrakyatnews – Proyek peningkatan jalan Basuki Rahmad-Pemuda (Jalan Irian Jaya) di Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, diduga dikerjakan asal jadi. Pelaksanaan proyek pengaspalan ini kini menjadi perbincangan dan mendapat protes dari masyarakat. Mereka menilai proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan dikerjakan asal-asalan.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, yang merasa kecewa terhadap pengerjaan proyek pengaspalan tersebut.

Menurutnya, pengerjaan peningkatan jalan tersebut, diduga tidak sesuai spesifikasi dalam RAB serta lemah atau minim pengawasan dari dinas terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sebagai masyarakat sangat kecewa terkait pekerjaan pengaspalan jalan ini. Selain diduga pekerjaannya asal jadi, kami juga menduga pelaksanaannya tidak sesuai dengan spek dan hanya mengejar keuntungan besar,” ujar Heppy, warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji. Selasa (16/07/2024).

Baca Juga:  Pasangan Karunia Resmi Daftarkan Diri ke KPU Situbondo, Siap Lanjutkan Kepemimpinan

Heppy berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) meningkatkan pengawasan di lapangan, agar kontraktor yang mengerjakan proyek dari pajak rakyat dapat bekerja maksimal.

Senada dengan Heppy, salah satu anggota LSM Teropong, Indiono, juga mengungkapkan ketidakpuasannya. Ia menilai hasil pengaspalan bervariasi, karena ada yang tebal dan tipis.

“Sepertinya aspal ini tidak akan bertahan lama. Saya sebagai warga sekaligus pemerhati publik dan LSM merasa tidak puas dengan pekerjaan pengaspalan jalan ini,” ungkap Indiono.

Baca Juga:  Kontes Sapi Perdana, Bupati Situbondo Katakan Akan Jadikan Event Tahunan

Indiono menambahkan, ketebalan aspal seharusnya 4 cm dengan jenis aspal AC-WC. Namun, saat tim media melakukan investigasi di lapangan, ketebalan aspal bervariasi dari 1.5 cm, 2 cm, hingga 3 cm.

Diketahui, penyedia barang dan jasa terkait proyek peningkatan jalan ini adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) Kabupaten Situbondo, yang bersumber dari anggaran dana APBD tahun 2024 dengan nilai kontrak Rp 905.419.000 dan volume 444,6 meter dengan nomor kontrak 620/250.K.APBD/431.303.3/2024. Jenis pekerjaan HOTMIX.

“Kami minta kepada dinas terkait dan aparat penegak hukum (APH), baik dari Inspektorat, Kejari, maupun Polres Situbondo, untuk turun ke lapangan dan mengecek secara langsung kegiatan yang telah dikerjakan, karena kami menduga proyek ini merugikan keuangan negara,” tegasnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya Manding, 1 Orang Pengendara Motor Meninggal Dunia

Sementara itu, Rabu (17/7) dapurrakyatnews mencoba mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP). Namun di Dinas PUPP pewarta tidak dapat bertemu dengan Kabid Binamarga, sedangkan ASN di Bidang Binamarga menolak untuk di wawancara.

Sebelumnya Selasa (16/7) pewarta mencoba menghubungi Samsuri PLT Dinas PUPP Situbondo, melalui sambungan telepon namun sampai berita ini release tidak bisa tersambung.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terbaru