Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Ayah Tiri di Bayang Pesisir Selatan

- Editorial Team

Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Polres Pesisir Selatan menggelar rekonstruksi terkait kasus dugaan pembunuhan ayah tiri, yang terjadi di Kecamatan Bayang Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kamis (28/3/2024).

Rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut merupakan peristiwa penganiayaan yang terjadi di Kampung Kapencong, Nagari Kapelgam Koto Berapak, Kecamatan Bayang, pada Minggu 11 Februari 2024 lalu.

Kapolres Pesisir Selatan AKBP Nurhadiansyah, S.IK melalui Kasubsi Humas Polres Pessel, Aiptu Doni Santoso mengatakan, rekonstruksi digelar di tempat kejadian perkara dengan menghadirkan tersangka YH, untuk memperagakan peristiwa pembunuhan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rekonstruksi ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Bayang Iptu Budi Saputra beserta jajaran,” ujar Aiptu Doni Santoso dari keterangan tertulis yang diterima awak media, Sabtu (30/3).

Baca Juga:  713 Rumah Warga Terendam Banjir di Silaut Pesisir Selatan

Ia menyebutkan, rekonstruksi digelar bertujuan untuk memperjelas serta dapat menggambarkan sebuah peristiwa atau kejadian, dari hasil tindak pidana yang dilakukan pelaku kepada korban.

Rekonstruksi ini digelar untuk memenuhi segala kekurangan dari proses penyidikan perkara, yang menghilangkan nyawa orang lain yang sudah berstatus P21.

“Situasi rekonstruksi berjalan aman dan kondusif hingga akhir kegiatan,” ucapnya.

Dari keterangan yang diterima, kronologi kejadian bermula dari perkelahian maut antara ayah dan anak tiri, yang terjadi di Nagari Kapencong Lubuk Gambir, Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan, Minggu (11/2) sekira pukul 00.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut, pria bernama Ali Mardi (50) meninggal dunia, sedangkan anak tirinya inisial Y (25) mengalami luka-luka.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Tetapkan Titik Impas Harga Tembakau 2025, Berikan Kepastian bagi Petani dan Pelaku Usaha

Kapolsek Bayang, AKP M.Thamrin mengatakan, perkelahian bermula saat Ali Mardi mendatangi rumah nenek Y pada Sabtu 10 Februari 2024 sore. Kedatangan Ali Mardi mencari ibu Y yang merupakan istrinya.

Saat mencari istrinya, korban bertanya pada pelaku, namun pelaku tidak menyahut. Setelah tidak menyahut, korban pergi. Namun, sekira pukul 00.30 WIB pada Minggu 11 Februari 2024 korban kembali datang.

Saat datang kedua kalinya, korban langsung mengarahkan pisau ke arah dada pelaku dan melukainya. Saat terluka, pelaku mencoba lari keluar rumah dan terjadi perkelahian antara korban dan pelaku.

“Sehingga, kedua lengan pelaku dan wajahnya pun terkena tusukan,” ungkap Thamrin.

Lanjutnya, selepas terkena tusukan kedua lengan dan wajahnya, pelaku mengambil sebuah kayu balok dan memukul kepala korban hingga terluka dan jatuh.

Baca Juga:  Jadwal Pelantikan Anggota DPRD Sampang Periode 2024-2029 Diundur

“Nah, di saat inilah pelaku mengambil sebuah balok dan memukul kepala korban sehingga sekarat, dan mengakibatkan ia jatuh ke tanah dengan posisi tertelungkup dan mengeluarkan banyak darah,” terangnya.

Selanjutnya, kata Thamrin, warga yang melihat kejadian itu langsung melarikan keduanya ke Puskesmas Koto Berapak, Bayang.

“Namun saat sampai di Puskesmas, korban dinyatakan meninggal dunia,” jelas Thamrin.

Saat korban dinyatakan meninggal dunia, pelaku diamankan polisi setelah sebelumnya mendapatkan perawatan medis.

“Sementara jasad korban kami serahkan kepada pihak keluarga di Nagari Koto Ranah, Kecamatan Bayang Utara,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru