Penampakan Buaya di Sungai PT Incasi Raya Muaro Sakai, Diduga Makan Korban Hilang Cari Sayur Kangkung 

- Editorial Team

Jumat, 29 Maret 2024 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Masyarakat dihebohkan oleh kemunculan buaya ukuran besar di sungai PT Incasi Raya, Ray 7 Muaro Sakai Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kamis (28/3/2024).

Biaya berukuran 6-7 meter dan memang sering muncul di permukaan dan diduga makan korban hilang, saat mencari sayur kangkung di area tersebut beberapa hari lalu.

Video penampakan buaya tersebut beredar luas di sosial media WhatsApp grup dan postingan Facebook. Dalam video tersebut, tampak seekor buaya berbadan besar berwarna hitam muncul di permukaan sungai Ray 7 PT Incasi Raya tersebut.

Video tersebut merupakan video drone dari Tim Basarnas Padang, untuk melakukan pencarian via udara korban hilang beberapa hari yang lalu di sungai tersebut.

Komandan Regu (Danru) Basarnas Pesisir Selatan Riko Likardo mengatakan, video tersebut terekam buaya tersebut diduga yang menerkam korban yang hilang pada Minggu (23/3) beberapa hari lalu.

“Buaya tersebut diduga yang menerkam korban hilang, saat mencari sayur kangkung di sungai tersebut,” ucap Riko saat dihubungi Jum’at (29/3) malam.

Baca Juga:  Polres Pessel Raih Peringkat Ke 2 Penyelesaian Perkara Tingkat Polres di Sumatera Barat

Saat ini korban yang diketahui bernama Sudirman (55), laki-laki masih dalam pencarian tim gabungan dan dibantu masyarakat.

Sesuai rencana, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian darat sisi kiri dan kanan sungai dimulai dari lokasi kejadian.

“Namun, hingga pukul 17.45 WIB korban masih belum berhasil ditemukan, pencarian akan kita lanjutkan besok,” jelasnya.

Ia menjelaskan, pencarian terkendala dikarenakan sungai dipenuhi oleh sayur kangkung dan eceng gondok, yang banyak di perairan sungai tersebut susah untuk operasional perahu karet.

Baca Juga:  Proyek Tanpa Papan Nama Kembali Terjadi di Kabupaten Situbondo

“Selain itu, penampakan buaya juga menjadi ancaman di lokasi tersebut,” jelasnya.

Untuk diketahui, pencarian terhadap korban ini sudah memasuki hari keempat dan besok merupakan hari terakhir pencarian.

“Kami sudah konfirmasi dan permintaan dari pihak keluarga besok merupakan hari terakhir pencarian korban,” pungkasnya.

Sampai berita ini dimuat, pencarian korban masih belum nihil dan kronologis kejadian hingga kini belum diketahui.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terbaru