Sebagai Keragaman Budaya, Kerapan Sapi Harus Tetap Dilestarikan

- Editorial Team

Minggu, 19 Februari 2023 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akis Jasuli, S. IP, M.Hub.Int, ketua komisi IV DPRD Sumenep.

Akis Jasuli, S. IP, M.Hub.Int, ketua komisi IV DPRD Sumenep.

Dapurakyatnews – Beralihnya fungsi Lapangan Kerapan Sapi atau yang lebih familiar disebut Stadion Giling, menjadi pasar tradisional pindahan dari pasar Bangkal, membuat banyak kalangan angkat bicara. Kali ini sorotan datang dari Akis Jasuli, S. IP, M.Hub.Int politisi asal partai Nasdem, yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Akis Jasuli mengaku, pihaknya banyak menerima aspirasi dan keluhan dari masyarakat yang sampai ke ruang komisi. Meraka mempertanyakan beralih fungsinya stadion yang semula untuk pagelaran kerapan sapi, namun saat ini telah berubah menjadi pasar tradisional.

Baca Juga:  Spektakuler! Ribuan Peserta Ramaikan Desa Pangarangan Lan - Jalanan Sehat di Sumenep

Baca juga : Lapangan Kerapan Sapi Beralih Fungsi, Ini Kata Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagai bagian dari masyarakat dan mewakili masyarakat, menurut saya berubahnya lapangan Giling menjadi pasar tradisional sesuatu hal atau kebijakan yang tidak elegan,” kata Akis Jasuli kepada dapurrakyatnews. Sabtu (18/2/2023).

Menurutnya, sumenep sebagai bagian dari kultur yang memegang tentang kerapan sapi, bagian dari budaya, maka wajib ada yang namanya lapangan untuk kerapan sapi. Harapannya lapangan giling itu diperbaiki karena kerapan sapi telah menjadi iconic budaya Sumenep, madura secara umum.

Baca Juga:  2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta

“Maka jika tidak ada lapangan yang bisa dijadikan sarana untuk pelatihan atau event, tentu ini bertolak belakang dengan Kebudayaan kita, di mana kerapan sapi ini bagian yang harus kita jaga dan rawat,” ungkap politisi dari Dapil I.

Baca juga : Pemerhati Sejarah dan Budayawan Sumenep Pertanyakan Beralihnya Fungsi Lapangan Kerapan Sapi

Baca Juga:  BPBD Sumenep Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem 8–11 Juli 2025

Tentunya ya harus ada solusi, karena bagaimanapun kerapan sapi ini sudah menjadi budaya paten, yang tidak boleh dihilangkan, malah harus dilestarikan.

Artinya sebagai Cultural Diversity atau Keragaman Budaya, kerapan sapi tetap harus dilestarikan, yang salah satunya adanya fasilitas yang harus disiapkan.

“Jadi, saya tidak sepakat kalau lapangan giling untuk kerapan sapi itu ditiadakan, kemudian tidak ada solusi atau pengganti lapangan lain yang bisa dijadikan tempat event atau latihan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB