Kronologi Kerusuhan Pasca Pertandingan Arema FC Vs Persebaya yang Menewaskan 127 Orang

- Redaksi

Minggu, 2 Oktober 2022 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – PT Liga Indonesia menghentikan sementara pertandingan liga I, pasca terjadinya kerusuhan pertandingan antara tuan rumah Arema FC dengan persebaya Surabaya, yang menelan 137 orang korban jiwa. Pertandingan itu sendiri dimenangkan persebaya dengan skor 3-2 yang berlangsung di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur. Sabtu (1/10/2022).

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dalam konfrensi Pers nya mengatakan bahwa kerusuhan yang menewaskan 137 orang tersebut 2 diantaranya berasal dari anggota kepolisian, berawal dari kekecewaan suporter Arema FC.

“Selama 23 tahun bertanding di kandang sendiri, arema FC tidak pernah mengalami kekalahan. Kekecewaan itu yang mengakibatkan para penonton turun ke tengah lapangan, dan berusaha mencari para pemain dan official untuk menanyakan, kenapa sampai kalah,” kata Kapolda Jawa Timur dalam keterangan Pers nya. Minggu (2/10/2022) dini hari.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dalam konfrensi Pers.

Oleh karena itu pengamanan melakukan upaya upaya pencegahan, dan melakukan pengalihan supaya mereka (suporter) tidak masuk kedalam lapangan atau mengejar para pemain. Dalam proses itu untuk melakukan upaya upaya pencegahan sampai dilakukan dengan gas air mata karena sudah anarkis, sudah menyerang petugas dan merusak mobil.

Baca Juga:  Miskun Legiyono menjadi Calon Paling Potensial Jika Maju dalam Pilkada 2024

“Akhirnya karena gas air mata mereka keluar kesatu titik, di pintu keluar yaitu pintu 10 atau pintu 12 kemudian terjadi penumpukan,” tambahnya.

Didalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas karena kekurangan oksigen, yang oleh tim medis dan tim gabungan ini dilakukan upaya penolongan, yang ada didalam stadion kemudian juga dilakukan evakuasi kebeberapa rumah sakit.

Dalam kejadian tersebut telah meninggal 127 orang 2 diantaranya anggota Polri, yang meninggal di stadion ada 34 orang. Kemudian yang lain meninggal di rumah sakit pada saat upaya proses penolongan.

“Akibat dari kejadian tersebut ada 13 mobil yang rusak, 10 diantaranya milik Polri. Kemudian masih ada 180 orang yang masih dalam proses perawatan,” imbuhnya.

Baca Juga:  137 Desa di Sampang Tak Bisa Cairkan Dana Desa Tahap II, Pembangunan Fisik Terhambat

Kami juga akan menyampaikan bahwa 40 ribu penonton yang hadir, tidak semuanya masuk ke tengah lapangan, tidak semuanya kecewa. Hanya sebagian sekitar 3 rb an suporter yang masuk turun ke tengah lapangan, sedangkan yang tetap diam, berada diatas.

“Kami menyampaikan bela sungkawa, dan kami ke depan akan melakukan langkah langkah dengan stakeholder terkait, supaya ini tidak terjadi lagi. Kemudian tim akan melakukan pengecekan kembali, agar tidak ada masyarakat ataupun penonton yang masih tertinggal,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB