Berantas Jamban Apung dengan Inovasi Gebrak’s

- Redaksi

Kamis, 14 April 2022 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Masyarakat sekitar sungai di perbatasan Kabupaten Banjar-Tapin sampai perbatasan Kabupaten Banjar-Kota Banjarmasin memanfaatkan sungai untuk keperluan rumah tangga dan penunjang aktivitas masyarakat. Karena aktivitas itu, sungai tercemar akibat adanya jamban terapung yang membuat sanitasi di daerah permukiman bantaran sungai menjadi buruk. Kamis (14/4/2022).

Selama ini penyelesaian masalah sanitasi mendapat penolakan keras dari masyarakat berkaitan dengan kehidupan sosial budaya mereka. Untuk menanggulangi masalah sosial sekaligus memperbaiki kualitas sanitasi, Pemkab Banjar mengambil langkah dengan menciptakan Gerakan Bersama Realisasi Akses Sanitasi atau Gebrak’s.

“Maka dicanangkanlah penghapusan jamban terapung pada 2016 yang lalu dengan inovasi Gebrak’s yang merupakan salah satu langkah Pemkab Banjar untuk meningkatkan kondisi sanitasi dan derajat kesehatan masyarakat terutama yang ada didaerah bantaran sungai,” ujar Sekretaris Daerah Mokhamad Hilman dalam Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021.

Tahun pertama diluncurkannya Gebrak’s, keberhasilan program terlihat dari bersedianya masyarakat utnuk membongkar jamban terapung secara swadaya. Target penghapusan jamban terapung sebanyak 1.000 buah selama 5 tahun (2016–2020) dengan realisasi penghapusan sebanyak 1.019 buah jamban terapung di tahun 2020, dengan total keseluruhan mencapai 9.000 jamban terapung.

Inovasi yang masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021 ini memiliki berbagai paket kebijakan penuntasan akses layanan air limbah menyeluruh dan berkelanjutan. Paket kebijakan itu adalah Gebrak Penghapusan Jamban Terapung, Gebrak Tangki Septik Standar Gratis Bagi Masyarakat, Gebrak Kewirausahaan Masyarakat di Sektor Air Limbah, dan Gebrak Kredit Layanan Sedot Tinja dan Tangki septik Standar Bagi ASN.

Baca Juga:  Breaking News, Tapan Dilanda Banjir, Jalan Lintas Padang Bengkulu Ditutup Sementara 

Hilman menceritakan, sebelum inovasi ini diterapkan, penolakan masyarakat sempat terjadi. Namun dengan pendekatan religius untuk implementasi program, masyarakat lebih mudah menerima. “Karena masyarakat kabupaten banjar sebagai daerah yang cukup religius gambaran kota serambi mekkah dan salah satu pusat pendidikan agama Islam di Kalimantan Selatan,” jelas Hilman.

Inovasi Gebrak’s diharapkan dapat meningkatkan pola hidup masyarakat untuk lebih sehat dan tentunya memperbaiki kondisi sanitasi permukiman bantaran sungai. Selain itu, diharapkan perilaku masyarakat tidak lagi buang air besar sembarangan, sehingga lingkungan permukiman lebih sehat dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Bhayangkara, Polres Tanah Laut Gelar Fun Bike Berhadiah Motor

Hilman mengatakan kolaborasi pendanaan pembangunan jamban yang layak dilakukan dengan Dinas PUPR untuk pembangunan tangki septic individual, dan dana desa untuk pembangunan bilik WC.

Pada tahun 2018 Dinas Kesehatan telah mengadaptasi kegiatan penghapusan jamban terapung di Kecamatan Karang Intan Desa Sei Landas. “Dan tahun 2019 di Kecamatan Martapura Desa Bincau, bahkan beberapa desa juga ikut mengadaptasi kegiatan tersebut dan melakukan secara mandiri baik dana maupun pelaksanaan pembongkaran, terdapat 72 jamban yang dihapuskan secara mandiri setelah inovasi ini digaungkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB