Lokakarya Penanggulangan TBC di Masa Pandemi Covid-19

- Redaksi

Selasa, 1 Juni 2021 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Lokakarya Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Sumenep di Masa Pandemi Covid-19 [dok/IST]

Photo : Lokakarya Penanggulangan Tuberkulosis Kabupaten Sumenep di Masa Pandemi Covid-19 [dok/IST]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Pemerintah Kabupaten Sumenep berupaya untuk melakukan akselerasi pemulihan penanggulangan TBC untuk mencapai eliminasi TBC di 2024.

Pandemi Covid-19 telah berakibat serius pada program penanggulangan Tuberkulosis (TBC) di Kota Keris. Mulai dari penurunan temuan orang dengan TBC sampai penurunan angka kesuksesan pengobatan.

Berdasarkan hal tersebut, STPI (Stop TB Partnership Indonesia) melaksanakan lokakarya penanggulangan TBC di masa pandemi Covid-19 bertempat di Aula Potre Koneng Kantor Bappeda Kabupaten Sumenep, pada Senin 31 Mei 2021 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lokakarya ini di hadiri oleh Program Manager Stop TB Partnership Indonesia Lukman Hakim, Programmer TBC Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Ibu dr. Satiti Palupi, dan Kades Grujugan Didik Susanto.

Ibu Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Kholifah dalam sambutannya menyampaikan penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep, perlu menerapkan pola pendekatan intensifikasi upaya promotif dan preventif dengan kearifan lokal masing-masing wilayah, yang melibatkan semua unsur di desa dan kecamatan.

Baca Juga : Bupati Mengkarantina Para OPD, Memastikan Sesuai Visi Misinya

“Saya berharap melalui momentum lokakarya penanggulangan TBC di masa pandemi Covid-19, bisa memberikan pemahaman dan kesadaran berbagai pihak dalam melakukan upaya percepatan pencegahan dan penanggulangan TBC melalui kerjasama berbagai pihak,” tutur Nyai Dewi Kholifah.

Baca Juga:  Mahasiswa Farmasi Muhammadiyah Temukan Permen Anti Corona

Lokakarya Penanggulangan TBC di Masa Pandemi Covid-19

Pada kesempatan yang sama, dr. Satiti menyampaikan bahwa, pada tahun 2020 Kasus TBC di Jawa Timur menempati urutan ke-8 Nasional dalam penemuan TBC. Sedangkan di Kabupaten Sumenep dalam 3 tahun terakhir menunjukkan kecenderungan naik dan fluktuatif.

Lebih lanjut dr. Satiti menambahkan, Kabupaten sumenep menempati urutan pertama di Jawa Timur. Namun penemuan kasus TBC masih belum mencapai target dengan jumlah 2.202, sedangkan penderita TBC Anak sebanyak 60 jiwa (3,5%) ditahun 2020.

Dalam kesempatan ini, dr. Satiti memaparkan strategi pemulihan penanggulangan TBC, antara lain:
(1) Penemuan kasus dan layanan TBC yang inovatif dan terintegrasi dengan respon Covid-19.
(2) Penguatan Puskesmas untuk optimalisasi pelacakan dan pendampingan pengobatan TBC dengan pendekatan upaya kesehatan berbasis masyarakat.
(3) Upaya dan kebijakan TBC yang berbasis data yang transparan, real-time, terintegrasi dengan semua layanan.
(4) Mobilisasi sumber daya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas riset serta inovasi teknologi untuk mengakhiri TBC.
(5) Peningkatan keterlibatan berbagai sektor secara aktif dan bermakna dalam upaya eliminasi TBC, termasuk Pemerintah, masyarakat sipil, media, akademisi, dan sektor swasta.
(6) Peraturan daerah tentang Penanggulangan TBC.

“Tantangan penanggulangan TBC di masa pandemi covid 19 memerlukan strategi yang baik dan benar agar TBC segera dapat di eliminasi pada tahun 2024 di kabupaten Sumenep dan tahun 2029 di provinsi Jawa Timur,” tandasnya.

Baca Juga : Musim Tanam Daun Emas Tiba, Dispertahutbun Sumenep Bergerak

Sementara itu, langkah teknis dan strategis telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Grujugan, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, untuk menekan laju penularan TBC, sekaligus melakukan langkah pencegahan dan pengendalian.

Baca Juga:  Menhub Minta PT KAI Lakukan Tes Acak di Stasiun Utama KRL

“Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang TBC, penyakit ini dianggap sebagai penyakit mistik, anggapan batuk adalah penyakit biasa, dan keengganan melanjutkan pengobatan karena efek samping obat dan waktu pengobatan yang lama,” Terang Didik Susanto Kades Grujugan.

Baca Juga:  Ngopi Wawasan Cakrawala Nalar Ala GERMAS Kangean

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Lukman Hakim manager Stop TB Partnership Indonesia memaparkan, Forum Kemitraan Penanggulangan TBC yang dideklarasikan pada 2020 harus mengambil peran signifikan untuk melakukan kerja koordinatif dan advokatif dalam pencegahan dan pengendalian TBC di Kabupaten Sumenep, termasuk memastikan program penanggulangan TBC menjadi salah satu prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga : Percepatan Program Bupati, BAPPEDA Melaksanakan Asistensi dan Intensif

Pada penghujung acara lokakarya, Lukman Hakim menautkan harapan agar rekomendasi yang telah di sepakati menjadi acuan forum kemitraan penanggulangan TBC di Kabupaten Sumenep untuk mendorong program pemulihan TBC di masa pandemi covid-19 agar eliminasi TBC 2024 bisa tercapai.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB