Alih-Alih, Dinkes Hanya Tanggung Biaya Rawat dan Pengobatan

- Editorial Team

Kamis, 27 Mei 2021 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Kota, Nugrahemi Purwaningsih [dok/ilham]

Photo : Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Kota, Nugrahemi Purwaningsih [dok/ilham]

TANJUNGPINANG, DapurRakyatNews – Polemik biaya pemakaman jenazah Covid-19 yang tidak di tanggung oleh pemerintah masih berlanjut. untuk biaya pemakaman belum belum di tanggung oleh pemerintah.

Satgas Covid-19 lewat Plt Kadinkes Kota Tanjungpinang Nugrahemi Purwaningsih mengatakan, memang belum ada biaya yang di tanggung oleh tim satgas. Ia mengatakan akan di Anggarkan.

Ia Mengatakan, saat melakukan kunjungan ke Puskesmas Mekar Baru, Walikota Pernah menyatakan kepada Kadinkes, agar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman  bisa membuatkan anggaran pemakaman dan di ajukan ke Walikota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bu Wali sudah pernah sampaikan wilayah Mekar Baru. agar  Dinas
Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman  membuat anggaran biaya pemakaman jenazah Covid-19,” ucap Nugrahemi saat di konfirmasi Kamis (27/5).

Baca Juga : Bagai Jatuh Tertimpa Tangga, Warga Terbebani Biaya Pemakaman

Ia melanjutkan, Karena sudah banyak yang menanyakan dan mengeluhkan untuk biaya pemakaman yang cukup besar tersebut. Satgas Covid meminta agar Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman bisa membuatkan anggaran untuk biaya pemakaman tersebut.

“Jadi di minta pihak Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman   untuk segera mengajukan anggaran ke Walikota terkait biaya pemakaman jenazah Covid-19, pinta Walikota saat di Puskesmas Mekar baru Kemaren,” ujarnya.

Baca Juga:  Puluhan Kades Lunas PBB Mendapatkan Penghargaan dari Bupati Situbondo

Ia menuturkan, saat ini Dinas Kesehatan hanya menanggung biaya untuk perawatan dan pengobatan pasien Covid-19.

“Biaya pengobatan, biaya test, dan isolasi terpadu itu semua jamin oleh pemerintah, kalau untuk biaya pemakaman tidak di tanggung oleh Dinkes,” tuturnya.

Dikesempatan lain, saat Konfirmasi ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tanjungpinang belum berikan respon dan tanggapan terkait pengajuan anggaran untuk pemakaman jenazah Covid-19.

Sampai berita ini di tulis, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman  Kota Tanjungpinang, Djasman masih belum berikan tanggapan.

Alih-Alih, Dinkes Hanya tanggung Biaya Rawat dan Pengobatan
Photo : Anggota komisi III DPRD Kota Tanjungpinang, Ashadi Selayar [dok/ilham]
Sementara itu, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menyayangkan terkait adanya biaya pemakaman jenazah Covid-19 yang dibebankan ke pihak keluarga.

Baca Juga : Penegak Perda Bertindak, Pengelola Mengelak

Anggota komisi III DPRD Kota Tanjungpinang DPRD Ashadi Selayar Mengatakan, adanya biaya yang dikeluarkan pihak keluarga ini memang menjadi beban bagi pihak keluarga. Seharusnya, Pemerintah Daerah bisa menanggung biaya pemakaman tersebut.

“Yang jelas DPRD menyayangkan adanya biaya pemakaman jenazah Covid-19 yang di tanggung oleh pihak keluarga,” ucap Ashadi saat di konfirmasi via telepon, Senin (24/5).

Ia menuturkan, karena fokusnya APBD penanganan Covid-19 harus dari hilir ke hulu.

Baca Juga:  Rumah Sakit Kebanggaan Sumenep Bakal Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

“Penanganan Covid itu dari mulai edukasi sampai ke pemakaman jika ada korban yang meninggal di tanggung oleh pemerintah,” ujarnya.

Jika memang ada pihak keluarga yang dibebankan untuk biaya pemakaman. DPRD akan lakukan rapat dengan pemerintah dan dinas terkait.

“Kalau memang itu ada, kami akan segera bahas dengan Dinas terkait,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Ketua J.P.K.P Adiya Prama Rivaldi Mengatakan, Pemkot Tanjungpinang harus bisa Menganggarkannya untuk biaya korban yang meninggal akibat Covid-19. karena korban pasien Covid-19 yang meninggal tersebut dibawah kalangan masyarakat menengah kebawah.

“Kasihanilah para masyarakat menengah kebawah yang sudah di suruh paksa untuk membatasi kegiatan mereka dan di suruh paksa kembali untuk membayar semua biaya pemakaman,” ucap Adi Sabtu (22/5).

Ia melanjutkan, sudah banyak kami mendengar keluhan dari masyarakat terkait biaya tukang gali kubur di tanggung oleh pihak keluarga.

Ia juga menanyakan, anggaran untuk Menangani kasus Covid-19 yang cukup besar di kota Tanjungpinang ini di arahkan kemana saja. kenapa biaya untuk pengalian kubur tidak di anggarkan.

“Dana Covid-19 yang besar itu kemana saja, dana yang cukup besar itu di cairkan kemana saja. kenapa untuk biaya pemakaman jenazah Covid-19 tidak di anggarkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Kisah Kakek 67 Tahun Tinggal Sebatang Kara di Gubuk Kecil Selama 10 Tahun

Ia meminta tegas kepada Walikota Tanjungpinang untuk bisa menindaklanjuti untuk biaya pemakaman jenazah Covid-19 bisa di tanggung oleh pemerintah dan tidak di membebankan ke masyarakat kecil.

“Lihat lah rakyatmu wahai penguasa. rakyat yang menginginkan keadilan dan menginginkan bantuan pemerintah untuk meringankan beban mereka. jangan menambahkan beban mereka,” tuturnya.

Karena banyak yang mengeluh terkait biaya pemakaman jenazah Covid-19. ada keluarga yang di tinggalkan orang miskin, ada juga Yatim Piatu.

Selain itu, J.P.K.P juga meminta kepada pemerintah untuk bisa tranparansi terkait Dana Anggaran Covid-19 yang besar tersebut. Berapa saja dana yang dikeluarkan untuk 1 orang pasien Covid-19.

“Kami ingin minta tranparansi anggaran yang dikeluarkan untuk satu orang pasien Covid-19. dan kenapa tidak ada anggaran untuk pemakaman,” pungkasnya.

Untuk keluhan masyarakat kota Tanjungpinang terkait covid-19 ini
Kami akan terus menelusuri jika ada temuan temuan aneh dari LHP BPK Kepri.

“Kami berjanji akan segera tuntaskan masalah tersebut, jangan sampai ada indikasi indikasi KKN atas semua hal yang terjadi,” tutupnya.

Baca Juga : Angkatan 92 SDN Pragaan Laok I Launching Web

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru