Gegara Abrasi, Luas Pulau Mandangin Sampang Makin Menyempit

- Editorial Team

Rabu, 18 Desember 2024 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga yang terdampak abrasi ditepi Pulau Mandangin

Rumah warga yang terdampak abrasi ditepi Pulau Mandangin

Dapurrakyatnews – Setiap tahun, abrasi atau pengikisan tanah oleh air selalu menimpa Pulau Mandangin atau Desa Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Hal itu terjadi karena adanya hantaman gelombang pasang air laut yang terjadi tiap tahun.

Parahnya lagi, abrasi hingga menyerang perumahan warga dan fasilitasi pendidikan yang berada ditepi pantai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, abrasi juga membuat pengurangan luas wilayah Pulau Mandangin dan kerugian materil warga sekitar.

Baca Juga:  Heboh Penculikan Bayi di Situbondo, Ini Kata Keluarga Terduga Pelaku

Aktivis lingkungan H. Muis mengatakan, setiap tahun pasti ada rumah penduduk ditepi pantai yang rusak, bahkan pondasi rumah hancur diterjang ombak.

“Saya harap ada perhatian dari pemerintah baik tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat dalam memberikan solusi permasalahan ini. Jika ini dibiarkan, tidak menutup kemungkinan berimbas terhadap semakin sempitnya wilayah dan berkurangnya luas Pulau Mandangin,” harapnya, Rabu (18/12/2024).

Baca Juga:  Jalan Kabupaten di Kalowang Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Bangun Tangkis Laut

Harapan yang sama juga diungkap Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) H. Yudik, Ia berharap adanya peninjauan dari pihak pemerintah ke titik lokasi terjadinya abrasi.

“Kehadiran pemerintah dalam hal ini dibutuhkan, bagaimana memikirkan dan memberi solusi akan hal ini. Apakah harus dengan tangkis laut atau pemecah ombak, itu yang diharap masyarakat,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Chandra Ramadhani berjanji untuk mencarikan solusi terbaik

Baca Juga:  Dirasa Mahal, ASN di Sampang Minta Tiket Kapal Cepat Disubsidi

Chandra menuturkan, Penjabat Kepala Desa Mandangin sudah melakukan koordinasi dengan pihaknya, guna menanggulangi bencana tersebut dengan cara mengisi karung dengan pasir untuk dijadikan tanggul penahan ombak.

“Kita perlu duduk bersama dengan pemangku kebijakan, untuk bersama-sama mencari solusinya. Baik jangka pendek, menengah, atau jangka panjang,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru